Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono, bakal membentuk komite nasional kereta cepat. Untuk mengurusi berbagai perkara dalam proyek tersebut, semisal restrukturisasi utang Whoosh hingga perpanjangan jalur Kereta Cepat Jakarta-Surabaya.
Terkait restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, AHY tengah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menekankan bahwa negara tidak akan lepas dari tanggung jawab tersebut.
BACA JUGA:Bahas Utang Kereta Cepat Whoosh, AHY Datangi Purbaya
BACA JUGA:Spanyol Tetapkan Masa Berkabung 3 Hari Buntut Kecelakaan Kereta Cepat, Korban Tewas Jadi 40 Orang
BACA JUGA:Korban Tewas Tabrakan Kereta di Spanyol Naik Jadi 39 Orang
Prinsipnya adalah sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, bahwa negara, pemerintah akan mengambil tanggung jawab juga terkait dengan struktur keuangan. Jangan sampai kemudian terjadi hal-hal yang tentunya tidak kita harapkan bersama, ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (20/1/2026).
Dia juga menyampaikan mandat dari Presiden Prabowo Subianto yang ingin mengembangkan proyek kereta cepat hingga Jawa Timur.
Namun tentu kita terlebih dahulu harus fokus pada restrukturisasi keuangan. Karena ini juga berkaitan dengan pihak Tiongkok dan keamanan fiskal dari perusahaan-perusahaan yang ada di proyek tersebut, imbuh dia.
Kemenko IPK juga telah berkoordinasi dengan pemangku utama terkait. Semisal Kementerian Perhubungan (Kemenhub), PT KAI (Persero), hingga Kementerian Keuangan.
Nah ini sedang kita cari yang terbaik, kami juga sedang menyusun semacam komite nasional kereta cepat. Karena ini juga penting untuk bisa mengambil langkah-langkah strategis maupun taktis, kata AHY.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
/2025/04/21/1234404100.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1355488/original/079808300_1474792664-20160925-Tax-Amnesty-di-Ditjen-Pajak-Fery-pradolo-4.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383000/original/098357600_1760612392-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478542/original/081489700_1768904175-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-20_Januari_2026.png)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2393928/original/011471200_1540635257-OJK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5386099/original/078137900_1760954214-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477485/original/096998400_1768827237-Direktur_Utama_InJourney__Maya_Watono-19_Januari_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4239448/original/020816200_1669364099-WhatsApp_Image_2022-11-24_at_19.44.16.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129181/original/073224100_1739277124-20250211-Menteri_ATR_BPN-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)