Jakarta – Harapan untuk segera bersimpuh di depan Ka’bah terkadang harus berbenturan dengan realitas dunia yang tidak menentu. Belakangan ini, para calon jamaah umroh dan pelaku industri travel di tanah air sedang dalam posisi waspada menyikapi eskalasi konflik di Timur Tengah.
Kondisi geopolitik yang memanas terutama terkait ketegangan di kawasan Teluk telah memicu situasi yang dalam dunia hukum dan bisnis disebut sebagai Force Majeure. Secara harfiah, ini adalah keadaan kahar atau kondisi luar biasa di luar kendali manusia yang membuat sebuah perjanjian tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.
BACA JUGA:Eskalasi Konflik Timur Tengah, Pemerintah Sarankan Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
BACA JUGA:Pemerintah Kawal Pemulangan Jemaah Umrah Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi
Direktur Utama Duta Mulia Travel Ivan Septiadi menjelaskan bahwa situasi perang, pandemi, atau bencana alam masuk ke dalam kategori Force Majeure.
Gejolak geopolitik bukan sekadar berita di televisi tetapi dampaknya nyata hingga ke urusan administrasi keberangkatan umroh. Ivan menjelaskan bahwa ketika kondisi force majeure terjadi, pihak asuransi maupun travel memiliki keterbatasan besar dalam proses pengembalian dana (refund).
Visa rata-rata sudah stamp (tercetak). Artinya, sebelum visa keluar, proses pelunasan ke hotel di Arab Saudi sudah dilakukan, dan tiket pesawat besar sudah diterbitkan (issued), ungkapnya. Jumat (13/03).
Hal ini menjadi dilema tersendiri. Di satu sisi, ada jamaah yang mungkin merasa khawatir atau tidak nyaman berangkat karena situasi keamanan di wilayah sekitar konflik. Namun di sisi lain, dana yang sudah didepositkan ke berbagai pihak (maskapai dan hotel) sulit untuk ditarik kembali karena kebijakan global terkait situasi darurat perang.
/2025/09/09/1154512313.jpg)
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2024/10/27/1641934318.jpg)
/2026/01/14/1374241906.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467328/original/054445200_1767872286-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507913/original/033474700_1771558036-Prabowo_Trump_Tanda_Tangan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5386206/original/040754400_1760959734-PT_Central_Finansial_X__CFX_.jpg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528396/original/032251600_1773283873-6eee7a33-b6f1-4584-b4fc-d02e5e477f14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529280/original/062761300_1773318836-WhatsApp_Image_2026-03-12_at_10.36.01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4397366/original/016884800_1681642592-Angkutan_Mudik_Motor_Gratis_2023-TALLO_3.jpg)