Jakarta – US Senate Minority Leader atau Pemimpin Minoritas Senat Amerika Serikat (AS) Chuck Schumer menuturkan, Presiden AS Donald Trump bertanggung jawab atas kenaikan harga bensin hampir 75% dalam waktu kurang dari sebulan.
Sebulan yang lalu, harga bensin nasional adalah USD 2,93 per gallon. Hari ini USD 3,94. Satu orang yang harus disalahkan: Donald Trump,” ujar Schumer dalam sebuah unggahan di platform X, dahulu bernama Twitter, dikutip dari Al Jazeera, Selasa, 24 Maret 2026.
BACA JUGA:Pakistan Muncul sebagai Penengah AS-Iran, Ini Analisis di Baliknya
BACA JUGA:Iran Vs AS dan Israel: Siapa yang Mengendalikan Eskalasi Konflik?
BACA JUGA:Trump Pertahankan Klaim Negosiasi dengan Iran
BACA JUGA:Donald Trump Klaim Negosiasi dengan Iran, Singgung AS Dapat “Hadiah” Besar
Schumer, pemimpin oposisi Demokrat paling senior menentang keputusan Trump menyerang Iran dan menyerukan agar perang berakhir.
Dalam unggahan sebelumnya di platform X, Schumer juga mencatat puluhan miliar dolar AS terbuang sia-sia dalam pelaksanaan perang itu.
Mengutip Yahoo Finance, Jumat, 20 Maret 2026, harga bensin di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) AS telah melonjak lebih dari 30% pada Maret 2026, mendekati USD 4 per gallon. Hal ini meski Donald Trump berupaya menekan kenaikan harga dan mengatasi gangguan pasokan akibat perang di Timur Tengah.
Harga rata-rata bensin eceran nasional AS telah naik sekitar 90 sen per gallon, atau lebih dari 30%, sejak AS dan Israel menyerang Iran pada akhir Februari 2026. Harga rata-rata di SPBU pada Kamis pekan lalu di USD 3,88 per gallon, menurut data dari American Automobile Association (AAA).
Artikel Harga Bensin di AS Melonjak Hampir 75%, Senator Menyalahkan Donald Trump menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis www.wmhg.org pada Selasa, 24 Maret 2026. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis www.wmhg.org? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis www.wmhg.org yang dirangkum pada Rabu, (25/3/2026).
/2023/06/14/114521361.jpg)
/2017/03/08/1326898684.jpg)
/2025/08/25/283907732.jpg)
/2025/07/26/1598174070.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4796664/original/075845200_1712438897-a-perry-XGr8jarX0gY-unsplash.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)

/2025/07/01/1733062396.jpg)
/2025/08/15/913378509.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537038/original/072670700_1774407873-WhatsApp_Image_2026-03-25_at_08.59.29.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537747/original/086782900_1774438005-OJK-25_Maret_2026b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537599/original/087810700_1774428360-1000271770.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4837498/original/067081100_1716195906-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172726/original/046657700_1594117380-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723186/original/087016300_1705921832-fotor-ai-2024012218923.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)