Jakarta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) pada tenaga listrik sebagai bagian dari kebijakan pajak daerah.
Pajak ini dikenakan pada konsumsi listrik oleh pengguna akhir sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Apa Itu PBJT Tenaga Listrik?
PBJT Tenaga Listrik adalah pajak yang dikenakan pada konsumsi listrik oleh pengguna akhir, mencakup penjualan, penyerahan, serta pemanfaatan tenaga listrik yang disediakan oleh penyedia atau dihasilkan sendiri, kata Kepala Pusat Data dan Informasi Pendapatan Bapenda Jakarta, Morris Danny dalam keterangannya, Senin (10/3/2025).
Objek PBJT Tenaga Listrik
PBJT ini dikenakan pada:
- Penjualan tenaga listrik oleh penyedia listrik.
- Penyerahan tenaga listrik kepada konsumen.
- Konsumsi tenaga listrik oleh pengguna akhir.
Pengecualian PBJT Tenaga Listrik
Tidak semua konsumsi listrik dikenakan PBJT. Berikut adalah kategori yang dibebaskan dari pajak ini:
- Listrik yang digunakan oleh instansi pemerintah dan penyelenggara negara lainnya.
- Listrik yang digunakan oleh kedutaan dan konsulat asing.
- Konsumsi listrik di rumah ibadah, panti sosial, panti asuhan, dan panti jompo.
- Listrik yang dihasilkan sendiri dengan kapasitas di bawah 200 kVA (tidak memerlukan izin).
Siapa Subjek dan Wajib Pajaknya?
- Subjek Pajak: Konsumen akhir yang menggunakan tenaga listrik.
- Wajib Pajak: Badan atau individu yang menjual, menyerahkan, atau menyediakan tenaga listrik kepada konsumen.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
/2025/04/21/1234404100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5157497/original/075371600_1741596758-IMG-20250310-WA0002__1_.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5440006/original/059264700_1765419231-Tusam_Hutani_Lestari.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149798/original/009852000_1591853345-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427124/original/035585000_1764327483-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-28_november_2025.png)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975034/original/086610900_1648205536-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4349647/original/096522800_1678186856-20230307-Harga-Cabai-Ramadan-Angga-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5251965/original/006658100_1749817385-IMG-20250613-WA0011.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5381933/original/039227200_1760522313-IMG_7964.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5444635/original/093672200_1765783828-Screenshot_2025-12-15_135800.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445028/original/061649700_1765798358-IMG-20251215-WA0014.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5385494/original/082026100_1760933705-1__1_.jpeg)