Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah kini menempatkan percepatan pertumbuhan ekonomi sebagai prioritas utama dalam menjaga kesehatan fiskal. Menurutnya, memperkuat ekspansi ekonomi justru menjadi cara paling efektif untuk menurunkan defisit anggaran secara alami.
Ia menjelaskan, saat ekonomi melambat, penerimaan pajak ikut tertekan karena laba perusahaan turun. Dalam kondisi seperti itu, kebijakan fiskal yang terlalu ketat justru berisiko memperdalam perlambatan.
BACA JUGA:Lewat Program Beasiswa, BCA Lahirkan Mahasiswa Penggerak UMKM Lokal
BACA JUGA:Menkeu Purbaya: Stabilitas Rupiah Tugas BI, Pemerintah Genjot Pertumbuhan
BACA JUGA:Indonesia Optimalkan Investasi Hijau via JETP dan AZEC
“Kalau kita lihat strateginya kemarin, hampir pasti kita menuju 97-98. Kita ubah strateginya, supaya pertumbuhan semakin cepat,” ujar Purbaya dalam acara Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2/2026).
Karena itu, pemerintah memilih menyesuaikan arah kebijakan sejak pertengahan hingga akhir 2024, dengan fokus menjaga momentum pertumbuhan agar aktivitas usaha kembali menggeliat.
Purbaya menyebut tanda-tanda perbaikan mulai terlihat, terutama dari sisi penerimaan negara. Ia optimistis jika tren ini konsisten, posisi fiskal akan membaik tanpa perlu langkah ekstrem.
Indikasi awal adalah di bulan Januari, tax saya tumbuh 30% dibanding Januari tahun lalu. Kalau ini bisa saya jaga, pertumbuhan ekonomi bagus, momentum pertumbuhannya bagus, kita tahan 30% terus, itu saja sudah melebihi target dari APBN kita. Defisitnya akan turun, ucapnya.
Menurutnya, pendekatan tersebut menunjukkan bahwa stabilitas fiskal tidak melulu soal pengetatan, tetapi juga tentang menjaga mesin ekonomi tetap hidup. Dengan basis penerimaan yang lebih besar dari pertumbuhan, ruang fiskal dinilai akan pulih dengan sendirinya.
Pemerintah pun menargetkan momentum ini bisa terus dijaga agar risiko tekanan fiskal tetap terkendali di tengah ketidakpastian global.
“Kalau ini bisa saya jaga, pertumbuhan ekonomi bagus, momentum pertumbuhannya bagus, kita tahan 30% terus, itu saja sudah melebihi target dari APBN kita. Defisitnya akan turun,tutup dia.
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2024/09/05/1181790103.jpg)
/2025/10/01/1177083743.jpg)
/2015/04/28/458714412.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/2835792/original/038785100_1561357842-FOTO_0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5182572/original/043086700_1744095807-20250408-ASN_Pemprov_DK_Jakarta-HER_9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4514832/original/065030000_1690355151-20230726-Festival-Ekonomi-Sirkular-2023-Faizal-4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500395/original/031439800_1770863987-IMG_9906.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337093/original/010245400_1609328702-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473893/original/049823100_1768461020-1500_x_845.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496433/original/011805000_1770535416-9d276887-a3b4-4679-a2c8-cbdbdbf50a52.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369941/original/055657900_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5499484/original/079695700_1770787736-IMG_1308.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3258331/original/091172300_1601894551-20201005-Kemiskinan-DKI-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1639535/original/088370600_1499173244-asdwdefcgf.jpg)