Jakarta – Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) meminta pemerintah tidak hanya mengawasi perdagangan daging sapi namun seharusnya juga daging kerbau yang didatangkan dari luar negeri menjelang Idul Fitri 1447 H.
Ketua Umum JAPPDI Asnawi menilai pemerintah cenderung menekan pedagang daging sapi, sementara harga daging kerbau impor malah dibiarkan tidak terawasi dengan harga jauh di atas harga acuan pembelian (HAP).
BACA JUGA:Potret Tatanan Open House di Rumah BCL saat Lebaran 2025, Bisa Jadi Referensi
BACA JUGA:Diskon Tarif Tol 30%, Ongkos Jakarta-Semarang Cuma Rp 327.250
Pemerintah tidak adil dalam melakukan pengawasan harga pangan, terutama daging sapi. Daging kerbau impor yang harganya sudah melambung dan melanggar peraturan Badan Pangan Nasional malah dibiarkan saja,” kata dia dikutip dari Antara, Senin (9/3/2026).
Menurut dia, kondisi harga daging kerbau saat ini sudah melanggar Peraturan Badan Pangan Nasional (Bapanas) No. 12 Tahun 2024 tentang Harga Acuan Pembelian di Tingkat Produsen dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen Komoditas Kedelai, Bawang Merah, Bawang Putih, Cabai Rawit Merah, Cabai Merah Keriting, Gula Konsumsi dan Daging Sapi/Kerbau.
Dari data yang ada di Bapanas, tambahnya, harga rata-rata daging kerbau impor per 9 Maret 2026 mencapai Rp107.667/kg jauh di atas HAP yang ditetapkan Bapanas Rp80.000/kg.
Dengan kata lain, harga yang terjadi saat ini sudah hampir 35 persen di atas HAP atau sudah harus dilakukan intervensi pasar, katanya.
/2025/12/22/1382838809.jpg)
/2025/01/01/314892037.jpg)
/2025/09/03/1680158180.jpg)
/2025/12/29/511986178.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4412750/original/051626400_1683024970-20230502-Polemik-Impor-KRL-Bekas-Tallo-3.jpg)

/2026/01/11/1785258241.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1650979/original/007849000_1500289004-20170717-Kinerja-Ekspor-dan-Impor-RI-Jeblok-Angga-6.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2858898/original/006856400_1563614299-20190720-Gangguan-Bank-Mandiri-HERMAN-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4375853/original/035596900_1680074819-Warga_mulai_berburu_penukaran_uang_baru-ANGGA_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525981/original/065011300_1773105860-WhatsApp_Image_2026-03-10_at_07.37.51.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5526183/original/056227500_1773114146-d1924f23-047f-46c5-817a-0a33baec9952.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382998/original/053653000_1760612390-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4338025/original/002773600_1677392396-ilustrasi_investasi.jpg)