Jakarta – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman memastikan pasokan beras nasional diberikan hingga ke wilayah non sentra produksi, termasuk Kepulauan Riau (Kepri). Sehingga tidak diperlukan pemenuhan dari impor.
Amran meminta Perum Bulog memastikan pasokan beras bisa menjangkau Kepri. Menyusul adanya temuan 1.000 ton beras diduga ilegal di Kepri dan akan dikirim ke Palembang.
BACA JUGA:Ada Pabrik Pupuk, Petani Papua Tak Perlu Cemas Kehabisan Stok di Masa Tanam
BACA JUGA:Harga Pangan Hari Ini 17 Januari 2026: Cabai Rawit Merah Rp 49.850 dan Telur Rp 32.100 per Kg
BACA JUGA:Dirut Bulog Pastikan Keberlanjutan Swasembada Pangan Lewat Optimalisasi Penyerapan dan Penyaluran
BACA JUGA:Road to JFSS 2026: Pemerintah dan Kadin Perkuat Agenda Ketahanan Pangan
Kita supply di sini. Kita sudah komitmen men-supply. Kita akan bangun gudang di sini. Ini Bulog yang bertanggung jawab, tidak boleh kekurangan beras, ungkap Amran, mengutip keterangan resmi, Senin (19/1/2026).
Langkah itu sejalan dengan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang mencapai 3,2 juta ton hingga akhir 2025 lalu. Sementara, hingga 15 Januari 2026, jumlah stok beras masih 3,35 juta ton.
Pemerintah Provinsi Kepri menyampaikan, butuh 202,6 ribu ton beras setahun atau 16,9 ribu ton sebulan. Amran menegaskan Indonesia tidak butuh impor beras lagi di tahun 2026.
Stok (beras) di horeka, hotel restoran katering, itu 12,5 juta ton Tertinggi selama merdeka. Tidak ada alasan kekurangan beras. Jadi kami minta, ini dikirim terus (pasokan beras), gudangnya harus penuh, agar tidak ada alasan kekurangan beras, kata Menteri Pertanian ini.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464871/original/041356300_1767752610-IMG_4599.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383000/original/098357600_1760612392-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476934/original/027256100_1768803386-Badan_Pengatur_Hilir_Minyak_dan_Gas_Bumi__BPH_Migas_.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4347729/original/082024200_1678087558-20230306-Ekonomi-China-AP-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5353800/original/092561100_1758181754-AP25260701556257.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476381/original/049737700_1768738297-KAI_batalkan_sejumlah_perjalanan_kereta_penumpang_dan_barang_imbas_banjir-2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5418026/original/021867400_1763561355-mobil_listrik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4804767/original/068099800_1713407839-penumpang_di_bandara.jpg)