Jakarta – Dunia usaha sedang mengalami tantangan besar hal ini dipengaruhi kondisi geo politik yang sedang bergejolak, sebab itu perlu terobosan guna menjaga keberlangsungan bisnis.
Business Networking International (BNI) Indonesia National Director Grace Hakim mengatakan, di tengah tantangan ekonomi global dan domestik, kekuatan jejaring dan kolaborasi menjadi kunci daya tahan dunia usaha. BNI pun mendorong terciptanya lebih banyak peluang bisnis, lapangan kerja, dan inovasi yang memberikan dampak, tidak hanya kepada pelaku ekonomi lokal namun juga bagi perekonomian Indonesia.
BACA JUGA:Kawasan Industri Tarik Investasi Rp 6.744 Triliun
BACA JUGA:Melihat Kondisi Riil Ekonomi China Melalui Bukti Nyata di Lapangan
BACA JUGA:Ekonomi China Tumbuh 5% pada 2025, Sektor Properti jadi Tantangan
“BNI Achievers akan menjadi salah satu role model dalam membangun ekosistem bisnis yang sehat, saling mendukung, dan berkelanjutan. Seperti chapter sebelumnya, diisi oleh para pelaku usaha lintas sektor yang memiliki semangat kolaborasi tinggi, transfer knowledge dan komitmen kuat untuk bertumbuh bersama,” kata Grace, Selasa (20/1/2026).
Menurut Grace, BNI hadir sebagai platform yang mempertemukan para pengusaha untuk saling mereferensikan, build trust dan memperkuat kualitas jejaring bisnis BNI di Indonesia.
Klasifikasi yang terdapat di BNI Achievers saat ini mencerminkan kekuatan dan keberagaman ekosistem bisnis yang solid, meliputi Legal & Incorporation Services, Business Services, Marketing Services & Media, Construction Services, Manufacturing & Trading, Health & Wellness, Food & Beverage, Training & Development, Event & Travel, serta IT Product & Services.
Keberagaman sektor ini memperkuat sinergi lintas industri, membuka peluang kolaborasi strategis, serta menciptakan value chain yang saling terintegrasi guna mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
/2025/04/21/1234404100.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4347729/original/082024200_1678087558-20230306-Ekonomi-China-AP-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383000/original/098357600_1760612392-4.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476934/original/027256100_1768803386-Badan_Pengatur_Hilir_Minyak_dan_Gas_Bumi__BPH_Migas_.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2393928/original/011471200_1540635257-OJK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5386099/original/078137900_1760954214-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477485/original/096998400_1768827237-Direktur_Utama_InJourney__Maya_Watono-19_Januari_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4239448/original/020816200_1669364099-WhatsApp_Image_2022-11-24_at_19.44.16.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129181/original/073224100_1739277124-20250211-Menteri_ATR_BPN-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)