Jakarta – Pemerintah mencatat penerimaan dari sektor usaha ekonomi digital atau setoran pajak digital sebesar Rp 48,11 triliun hingga 28 Februari 2026. Penerimaan itu berasal dari pemungutan pajak pertambahan nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) Rp 37,40 triliun, pajak atas aset kripto Rp 1,96 triliun, pajak fintech (peer-to-peer lending) Rp 4,64 triliun serta pajak yang dipungut pihak lain melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (Pajak SIPP) Rp 4,11 triliun.
Hingga akhir Februari 2026, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah menunjuk 260 pelaku usaha PMSE sebagai Pemungut PPN PMSE. Sepanjang Februari 2026 tidak terdapat penunjukan baru, pencabutan, maupun perubahan data Pemungut PPN PMSE. Dengan demikian, jumlah dan data Pemungut PPN PMSE pada Februari 2026 tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan kondisi pada Januari 2026.
BACA JUGA:Pelaporan SPT hingga 30 Maret 2026 Capai 10,1 Juta
BACA JUGA:Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jadetabek 31 Maret 2026
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Inge Diana Rismawanti menuturkan, hingga 28 Februari 2026, dari seluruh pemungut yang telah ditunjuk, sebanyak 223 PMSE telah melakukan pemungutan dan penyetoran PPN PMSE dengan total sebesar Rp 37,401 triliun. Jumlah tersebut terdiri atas setoran Rp 731,4 miliar pada tahun 2020, Rp 3,9 triliun pada 2021, Rp5,51 triliun pada tahun 2022, Rp 6,76 triliun pada tahun 2023, Rp 8,44 triliun pada 2024, Rp 10,32 triliun pada 2025 dan Rp 1,74 triliun pada 2026.
“Penerimaan pajak kripto telah terkumpul sebesar Rp 1,96 triliun hingga Februari 2026,” ujar Inge, dikutip dari keterangan resmi, Selasa (31/3/2026).
Penerimaan tersebut berasal dari Rp246,54 miliar penerimaan tahun 2022, Rp220,89 miliar penerimaan tahun 2023, Rp620,38 miliar penerimaan tahun 2024, Rp796,73 miliar penerimaan tahun 2025, dan Rp84,7 miliar penerimaan hingga tahun 2026. Penerimaan pajak kripto tersebut terdiri dari PPh 22 sebesar Rp1,09 triliun dan PPN DN sebesar Rp875,31 miliar.
/2026/01/18/529366547.jpg)
/2025/12/04/352600800.jpg)
/2026/01/28/1419203316.jpg)
/2022/01/03/1388838796.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546920/original/007282100_1775386332-IMG_0329.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525772/original/075237500_1773063271-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975034/original/086610900_1648205536-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3271756/original/069996900_1603102551-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1187572/original/096023600_1459353088-20160330--PLTP-Lahendong--Sulawesi-Utara--Faizal-Fanani-03.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4565723/original/073347600_1693995925-20230906-Kekeringan_di_Sawah-ANG_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5316515/original/042841400_1755239943-75f7e08d-f76d-4ddf-8e0a-bbb7c662c9e9.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546446/original/094076500_1775302490-95ca3f9e-040c-4dce-8784-35628c514d5c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4983416/original/027398600_1730112255-fotor-ai-20241028174236.jpg)