Jakarta – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan kebijakan kerja di mana saja atau work from anywhere (WFA) bisa mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini diharapkan mampu memperlancar perjalanan mudik.
Dudy menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui WFA pada 16-17 Maret 2026 untuk arus mudik, serta 25-27 Maret 2026 untuk arus balik Lebaran 2026. Hasil simulasi Kemenhub, tanpa kebijakan WFA, puncak arua mudik terjadi pada 16 Maret 2026 dengan 21,2 juta pergerakan dan 18 Maret 2026 dengan sekitar 22 juta pergerakan.
BACA JUGA:8 Rekomendasi Tempat Sahur di Jalur Pantura Cirebon, Cocok jadi Persinggahan Pemudik
BACA JUGA:Pemkab Bandung Petakan 21 Titik Rawan Macet Jelang Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026
BACA JUGA:Ada Diskon Tiket Kereta Api hingga 30% di Mudik Lebaran 2026, Harga Mulai Rp 150 Ribu
BACA JUGA:Andre Rosiade DPR Gelar Mudik \’Pulang Basamo\’ Gratis, Berangkatkan 250 Bus ke Sumbar
Dengan penerapan WFA, jumlah tersebut diperkirakan dapat berkurang menjadi sekitar 18,9 juta pada 16 Maret dan sekitar 15,6 juta pada 18 Maret, ungkap Dudy dalam diskusi media, di Jakarta, dikutip Sabtu (7/3/2026).
Arus mudik beralih lebih cepat. Hitungannya, masyarakat mulai bergerak sejak 13 Maret 2026 menyusul adanya kebijakan WFA tadi.
Jumat (13/3/2026) itu sudah mulai terjadi pergerakan. Kalau kita tidak berlakukan WFA itu ada sekitar 4,4 juta pergerakan, tapi setelah berlaku WFA ada peningkatan hampir sembilan juta, jadi hampir 100 persen peningkatan pada Jumat, tutur dia.
Dia berharap kepadatan yang biasanya terjadi tepat setelah cuti bersama dapat terdistribusi ke hari lainnya. Dengan kita mendistribusikannya lewat WFA maka menjadi tersebar sehingga tidak akan diharapkan tidak akan terjadi penumpukan, tandas Dudy.
/2023/05/08/1799759415.jpg)
/2025/06/05/455730464.jpg)
/2024/03/12/1907684256.jpg)
/2025/12/30/1790945600.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524283/original/052210400_1772930490-Kereta_lokomotif_di_Stasiun_Alishan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521977/original/034309300_1772705177-Jadwal_One_Way.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1266054/original/031656800_1466064638-ist.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521456/original/046444200_1772690467-unnamed__73_.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369941/original/055657900_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5205451/original/050994500_1746084046-20250501-Prabowo_Hari_Buruh-ANG_8.jpg)