Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat 15 poin atau 0,09% menjadi 16.353 per dolar AS dari sebelumnya 16.368 per dolar AS.
Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Kamis, 28 Agustus 2025 melemah ke level 16.356 per dolar AS dari sebelumnya 16.355 per dolar AS.
Analis Mata Uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menuturkan, penguatan nilai tukar rupiah terjadi seiring kemungkinan suku bunga the Federal Reserve (the Fed) akan turun.
Presiden Bank Sentral Federal New York, John Williams menuturkan pada Rabu, 27 Agustus 2025 kalau suku bunga kemungkinan akan turun pada suatu saat, kata Ibrahim seperti dikutip dari Antara.
Para pengambil kebijakan the Fed disebut sedang menanti rilis data-data ekonomi AS sebelum memutuskan apakah suku bunga pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada September 2025 bakal diturunkan.
Meski terjadi ketidakpastian politik seputar independensi Bank Sentral AS karena Presiden AS Donald Trump mencopot Anggota Dewan Gubernur The Fed Lisa Cook, pesan dovish Gubernur The Fed Jerome Powell di Jackson Hole mengisyaratkan peluang penurunan suku bunga.