Jakarta – Saat derasnya arus remitansi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang setiap tahun menjadi salah satu penopang ekonomi keluarga dan daerah, kebutuhan akan sistem pembayaran digital yang aman, terintegrasi, dan mudah diakses menjadi semakin mendesak.
Bagi jutaan PMI yang bekerja di luar negeri, setiap transaksi pengiriman uang bukan sekadar angka, melainkan hasil kerja keras yang menopang kehidupan keluarga di tanah air.
BACA JUGA:Kisah Mantan Pekerja Migran Indonesia Raih Penghargaan Imigran Baru Teladan dan Terbaik di Taiwan
BACA JUGA:Kisah Lanti, Akhir Perjalanan Jadi Pekerja Migran di China Berlanjut di Ruang Perawatan
BACA JUGA:Libur Nataru, Imigrasi Soekarno Hatta Gagalkan Keberangkatan 137 Pekerja Migran Ilegal
Melihat urgensi tersebut, Direktur Utama PT Finnet Indonesia(Finpay), Rakhmad Tunggal Afifuddin, memperkuat langkah strategis perusahaan dalam mendorong digitalisasi remitansi melalui kolaborasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
Di bawah kepemimpinannya, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TKLM) ini tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi pembayaran, tetapi juga memperluas peran sebagai enabler transformasi digital sektor publik.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan KP2MI menjadi bagian dari strategi besar Finnet Indonesia (Finpay) dalam memperkuat infrastruktur pembayaran nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Rakhmad menempatkan transformasi digital sebagai fondasi utama dalam membangun sistem remitansi yang efisien dan aman. Menurutnya, digitalisasi layanan keuangan bagi PMI harus dibangun di atas tiga aspek utama: keamanan sistem, kemudahan akses, dan integrasi lintas lembaga.
Melalui integrasi sistem pembayaran Finnet ke dalam platform layanan KP2MI, proses pengiriman uang diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, transparan, dan minim risiko, ujar Rakhmad, Minggu (22/2/2026).
/2025/11/20/148874979.jpg)
/2021/11/18/1612827877.jpg)
/2023/07/27/1172885582.jpg)
/2022/03/08/639541023.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493391/original/064077500_1770208629-7.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674211/original/014291300_1701747020-aleksi-raisa-DCCt1CQT8Os-unsplash.jpg)

/2025/12/24/593357565.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2858898/original/006856400_1563614299-20190720-Gangguan-Bank-Mandiri-HERMAN-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5276247/original/033412300_1751948567-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3490938/original/091266200_1624439228-20210623-Penjualan-Obat_-alkes_-dan-Vitamin-Meningkat-tallo-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3309036/original/007411800_1606469656-20201127-Upah-buruh-tani-naik-angga-1.jpg)