Jakarta – Pemerintah menaruh perhatian serius pada regenerasi petani sebagai upaya menjaga keberlanjutan sektor pertanian nasional. Lantaran, mayoritas petani di Indonesia saat ini didominasi kelompok usia lanjut, sehingga dibutuhkan peran generasi muda untuk memastikan sektor pertanian tetap produktif dan berdaya saing ke depan.
Asisten Deputi Cadangan dan Bantuan Pangan Kemenko Pangan, Sugeng Harmono mengatakan, regenerasi petani menjadi agenda penting karena usia petani semakin menua. Menurut dia, sekitar 65,4 persen petani di Indonesia berusia di atas 45 tahun.
“Regenerasi petani ini penting karena kita aging, petani-petani kita banyak yang bukan dari kalangan milenial,” ujarnya, dalam diskusi di CORE Indonesia, Selasa (20/1/2026).
Sugeng menjelaskan, kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk menggalakkan program petani milenial yang dibarengi dengan pemanfaatan teknologi pertanian.
“Data kita sekitar 46 sampai 50 persen petani yang berusaha di sektor pertanian usianya di atas 46 tahun. Karena itu petani milenial memang kita butuhkan,” jelasnya.
Untuk menarik minat generasi muda, Kementerian Pertanian melalui Balai Sumber Daya Manusia Pertanian menginisiasi berbagai program pertanian milenial. Program ini bertujuan mengajak anak muda terjun langsung ke sektor pertanian dengan pendekatan modern dan berbasis teknologi.
“Kita ajak teman-teman muda untuk bisa terjun di bidang pertanian,” kata Sugeng.
Selain itu, pemerintah juga membentuk Brigade Pertanian yang melibatkan petani muda untuk menggarap kawasan pangan yang tengah dikembangkan. Brigade ini dikaitkan dengan penguatan sektor pangan, air, dan energi agar pengelolaan lahan pertanian bisa lebih optimal.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
/2025/05/07/739346899.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453306/original/019720800_1766474558-1000024442.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478542/original/081489700_1768904175-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-20_Januari_2026.png)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2393928/original/011471200_1540635257-OJK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5386099/original/078137900_1760954214-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477485/original/096998400_1768827237-Direktur_Utama_InJourney__Maya_Watono-19_Januari_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4239448/original/020816200_1669364099-WhatsApp_Image_2022-11-24_at_19.44.16.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129181/original/073224100_1739277124-20250211-Menteri_ATR_BPN-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)