Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menjamin Indonesia sebagai negara dengan kepastian hukum untuk investasi. Hal itu dibuktikan dengan kebijakan pemerintah yang telah berhasil menutup jutaan perkebunan dan tambang ilegal di Tanah Air.Â
Hal itu ia tekankan langsung kepada para investor global yang berkumpul dalam World Economic Forum (WEF) Davos di Swiss, Kamis (22/1/2026). Â
BACA JUGA:Prabowo Pegang Dada Akui Sedih Meski Rakyat Indonesia Disebut Paling Bahagia di Dunia
BACA JUGA:Kejutan di WEF 2026! Prabowo Klaim Indonesia Memiliki ini dan Siap Mengejutkan Dunia
BACA JUGA:Momen Trump Tepuk Pundak Prabowo, Tanda Tangan Piagam Perdamaian Gaza
BACA JUGA:Prabowo di WEF Davos: 1.000 Tambang Ilegal Kami Tutup
Prabowo menekankan, tidak ada iklim investasi tanpa kepastian penegakan hukum yang adil. Di bawah kepemimpinannya, ia bertekad untuk memastikan supremasi hukum di atas kepentingan pribadi.Â
Pada tahun 2025, Indonesia menghadapi korupsi dengan tegas dan terbuka. Kami mengungkap penyalahgunaan besar-besaran dalam tata kelola bahan bakar dan minyak mentah, kata Prabowo.Â
RI 1 mencontohkan, Indonesia sukses menghentikan 4 juta ha perkebunan dan tambang ilegal. Dari jumlah tersebut, Pemerintah RI tengah melakukan proses pemulihan 688 ribu ha agar menjadi hutan hujan asli.Â
Kami menyita empat juta hektar perkebunan dan tambang ilegal. Empat juta hektar setara dengan luas 54 kalinya Singapura, ucap dia.Â
Bukan Hal Mudah
Hanya saja, ia menegaskan kebijakan itu bukanlah hal yang mudah. Lantaran keputusan itu seolah tidak ramah bagi kepentingan segelintir kelompok yang menguasai perekonomian nasional.Â
Namun, upaya kita untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang adil membutuhkan supremasi hukum. Dan menegakkan supremasi hukum membutuhkan tekad dan kemauan politik yang kuat, tegasnya.Â
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/09/02/1600387136.jpg)
/2025/10/17/1921234742.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481370/original/065075600_1769091579-Presiden_Prabowo_Subianto_di_WEF-2.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5417384/original/001790400_1763531633-Chief_Investment_Officer__CIO__Danantara_Pandu_Sjahrir-19_nov_2025.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4599370/original/000850200_1696478772-611bf427-1663-4644-9eec-741b0d9fa412.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4517931/original/084292300_1690545179-QRIS-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5244922/original/072045700_1749267953-Foto_Ilustrasi_DBS__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5452615/original/086379400_1766411046-Kepala_Departemen_Kebijakan_Makroprudensial_BI__Solikin_M._Juhro.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3279574/original/001681300_1603787899-20201027-Pemprov-DKI-Belum-Putuskan-Konsep-Kepemilikan-Rumah-Susun-Pasar-Rumput-ANTONIUS-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467328/original/054445200_1767872286-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5457547/original/055326500_1767005788-1__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4286137/original/052645000_1673269901-Jakarta_berada_di_peringkat_ke-89_terbaik_di_dunia_2023-HERMAN_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1308848/original/001411100_1470395135-20160805-Pedagang-Daging-Sapi-Jakarta--Angga-Yuniar4.jpg)