Jakarta – Beberapa tahun lalu, muncul kekhawatiran massal kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) akan segera menggantikan peran manusia di berbagai sektor. Salah satu profesi yang akan tergantikan adalah dokter spesialis radiologi.
Bahkan, pada 2016, ilmuwan komputer legendaris Geoffrey Hinton yang dijuluki sebagai Bapak AI mengatakan agar dunia berhenti melatih tenaga radiolog. Alasannya? AI dianggap bakal jauh lebih pintar mendeteksi penyakit lewat gambar medis dalam waktu singkat. Demikian mengutip CNN, Rabu (11/2/2026).
BACA JUGA:Radiolog Bahas Pentingnya Presisi dan Keselamatan Pasien dalam Diagnosis Berbasis Pencitraan
BACA JUGA:Periksa Kanker Pakai MRI atau PET Scan? Kenali Perbedaannya
BACA JUGA:Eka Hospital BSD Buka Rekrutmen, Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini!
Namun, kenyataan pada 2026 ini justru berkata sebaliknya. Bukannya hilang ditelan mesin, radiologi justru menjadi studi kasus utama bagaimana AI bekerja sebagai mitra, bukan pengganti.
Bukan Menggantikan, tapi Mempercepat
Dalam Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos baru-baru ini, para petinggi teknologi menyoroti radiologi sebagai contoh sukses integrasi AI. Dr. Po-Hao Chen dari Cleveland Clinic menjelaskan radiologi adalah ladang emas bagi AI karena memiliki data digital yang sangat melimpah.
Hampir setiap rontgen, CT scan, dan MRI di AS sudah berbentuk angka nol dan satu. Ini memudahkan AI untuk belajar, ungkapnya.
Alih-alih mengambil alih diagnosis akhir, AI kini digunakan untuk tugas-tugas administratif dan teknis yang melelahkan, seperti, menentukan hasil pemindaian mana yang paling darurat untuk segera diperiksa dokter, menghasilkan pemindaian MRI berkualitas tinggi dengan waktu pemeriksaan yang lebih singkat, membantu meringkas temuan medis sehingga dokter bisa fokus pada pasien.
/2025/12/04/1281030887.jpg)
/2025/10/29/865650798.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/12/15/1325170386.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/2835792/original/038785100_1561357842-FOTO_0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5182572/original/043086700_1744095807-20250408-ASN_Pemprov_DK_Jakarta-HER_9.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/4898437/original/015266300_1721643866-965ec85f-ffdc-4ba4-83ff-1fa9c30e62eb.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369941/original/055657900_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369939/original/076856100_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5139939/original/076629500_1740130101-IMG-20250221-WA0002.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5498860/original/065344600_1770723530-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_18.37.15__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497419/original/068689300_1770627953-Mensesneg_Prasetyo.jpg)