Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) mendatangi Kejaksaan Agung untuk melakukan koordinasi terkait potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Pertemuan tersebut menegaskan sinergi antara Kejaksaan Agung dan Kementerian Keuangan dalam mengoptimalkan penerimaan negara, tanpa membahas perkara hukum tertentu.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, membenarkan adanya pertemuan tersebut. Ia menjelaskan, kedatangan Menkeu murni dalam rangka koordinasi kinerja, khususnya terkait potensi PNBP yang dapat dihasilkan Kejaksaan.
BACA JUGA:Ogah Karang Cerita, Purbaya Cukup 15 Menit Menghadap Prabowo Sebelum Bikin Kebijakan
BACA JUGA:Menteri Agama Nasaruddin Umar Sambangi Kantor Purbaya, Bahas Masalah Ini
BACA JUGA:Rupiah Tembus Rp 16.800, Menkeu Purbaya Pede Menguat 2 Pekan Lagi
BACA JUGA:Menkeu Purbaya Mau \’Kocok Ulang\’ Pegawai Pajak: Kalau Udah Jahat Enggak Guna Dirotasi
“Memang tadi terinfo bahwa Pak Menkeu datang ke sini terkait dengan koordinasi. Kita melihat potensi-potensi PNBP yang ada di Kejaksaan,” kata Anang di Kompleks Kejaksaan Agung, Rabu (14/1/2026).
Anang mengungkapkan, pada tahun sebelumnya kontribusi PNBP dari Kejaksaan Agung terbilang signifikan. Oleh karena itu, koordinasi kali ini difokuskan untuk memetakan kembali potensi penerimaan negara yang masih bisa dioptimalkan ke depan.
“Tahun kemarin PNBP kita cukup signifikan. Sekarang kita koordinasikan lagi, potensi yang ada seperti apa,” ujarnya.
Terkait langkah lanjutan dari pertemuan tersebut, Anang menyebutkan bahwa jika ditemukan potensi PNBP yang bisa direalisasikan, maka Kejaksaan akan melakukan penagihan sesuai kewenangannya. Seluruh hasil PNBP tersebut nantinya akan disetorkan langsung ke kas negara.
“Kalau memang ada potensi PNBP yang bisa direalisasikan, ya mungkin diadakan penagihan. Otomatis nanti kita setor ke kas negara dan bersinergi dengan Kementerian Keuangan,” jelasnya.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/06/24/1049013018.jpg)
/2025/10/18/1934219793.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5465994/original/086529100_1767786208-IMG-20260107-WA0011.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2393928/original/011471200_1540635257-OJK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5384102/original/046932800_1760754888-WhatsApp_Image_2025-10-17_at_15.32.31.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473822/original/065431000_1768458776-WhatsApp_Image_2026-01-14_at_13.38.59.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975034/original/086610900_1648205536-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071004/original/007517600_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3352150/original/028984100_1610959709-20210118-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4028800/original/015596800_1653046835-FOTO.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474426/original/055933800_1768476656-Ketua_Umum_Kadin_Indonesia__Anindya_Novyan_Bakrie-15_Januari_2026-b.jpg)