Jakarta – PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak usahanya PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) meresmikan Revamping Ammonia Pabrik-2 sebagai bagian dari program revitalisasi industri pupuk nasional.
BACA JUGA:Raja Charles Bangun Kolam Pupuk, Bau Busuknya Disebut Akan Menyebar ke Rumah Kate Middleton
BACA JUGA:7 Ciri Tanaman Cabai Overdosis Pupuk, Hindari Agar Tidak Gagal Panen
BACA JUGA:Cara Paling Mudah Membuat Pupuk Kandang dari Kotoran Ayam untuk Pemula
Melalui langkah strategis peremajaan pabrik ini, Pupuk Indonesia Group dapat meningkatkan efisiensi energi dan memperkuat keandalan operasi pabrik guna menjaga keberlanjutan swasembada pangan.
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi mengatakan bahwa modernisasi Pabrik-2 Pupuk Kaltim mampu menurunkan konsumsi gas sebesar 4 MMBtu per ton amonia atau lebih dari 10% dari kondisi sebelumnya.
Peningkatan efisiensi tersebut membuat produksi amonia sebagai bahan baku pupuk menjadi lebih hemat biaya dan mampu mengurangi emisi karbon sebanyak 110.000 ton CO2 per tahun.
“Modernisasi pabrik ini merupakan cerminan visi besar negara dalam membangun kemandirian industri pupuk sebagai fondasi keberlanjutan swasembada pangan, sebuah visi yang terus kami lanjutkan,” ujar Rahmad, Senin (2/1/2026).
Pupuk Indonesia bersama Pupuk Kaltim memulai proyek Revamping Ammonia Pabrik-2 pada November 2023 terhadap pabrik yang telah beroperasi sejak 1984 tersebut. Selama ini, Pabrik-2 Pupuk Kaltim menjadi salah satu tulang punggung produksi perusahaan dengan kapasitas tahunan mencapai 595 ribu ton amonia dan 570 ribu ton urea per tahun.
Modernisasi dilakukan melalui penggantian peralatan utama, meliputi pembaruan proses di shift converter, Ammonia Converter, dan CO2 removal system yang mampu meningkatkan efisiensi dan keandalan pabrik.
Pabrik ini kini didukung otomatisasi dan digitalisasi sistem kontrol melalui penerapan Distributed Control System (DCS), yang memungkinkan pengendalian proses lebih akurat, pemantauan real-time, serta meningkatkan keandalan operasi dan kemudahan analisis gangguan. Secara keseluruhan, peremajaan ini mampu memperpanjang umur teknis pabrik hingga 15 tahun ke depan.
/2025/12/07/399938828.jpg)
/2025/03/14/208030179.jpg)
/2025/04/28/1077994607.jpg)
/2025/10/16/27400553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382980/original/088921900_1760611036-Ketua_Dewan_Ekonomi_Nasional__DEN__Luhut_Binsar_Pandjaitan-2.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5198172/original/061456600_1745500065-56e1a315-d25b-47fb-abe6-e936eafd527a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5397188/original/078850600_1761803487-IMG-20251030-WA0006.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3017478/original/046853000_1578564285-20200109-Waspadai-Gelombang-Tinggi-dan-Banjir-Rob-IMAM-5.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461831/original/095838900_1767460415-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487936/original/087253300_1769684538-Konferensi_pers_OJK-BEI-29_Januari_2026c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)