Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan merebut Pulau Kharg di Iran utara, sebuah langkah yang akan melibatkan penerjunan personel militer AS ke wilayah Iran secara langsung.
Dikutip dari Antara, Rabu (18/3/2026), laporan Axios menyebut, Trump disebut tertarik terhadap rencana merebut sepenuhnya Pulau Kharg karena dapat memberi pukulan telak bagi ekonomi Iran dan memutus pendanaan bagi Teheran.Â
BACA JUGA:Antrean BBM Mengular di Thailand, Pasokan Menipis dan Harga Terancam Melonjak
BACA JUGA:Israel Klaim Bunuh Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
BACA JUGA:Perang Iran: Jerman Tegaskan Tidak Mau Terlibat
Mengapa Pulau Kharg Penting Bagi AS dan Iran?
Pulau Kharg terletak sekitar 25 km dari pesisir Teluk bagian barat laut di Iran.
Dengan panjang sekitar 6 km dan lebar 3 km, pulau tersebut menangani sekitar 90 persen ekspor minyak mentah Iran karena sebagian besar garis pantai Iran terlalu dangkal untuk kapal tanker besar.
Pulau itu berfungsi sebagai terminal utama ekspor minyak Iran sejak 1960-an, ketika fasilitasnya dibangun dengan keterlibatan perusahaan-perusahaan minyak AS.
Sejak saat itu, Teheran memperluas dan meningkatkan infrastrukturnya selama beberapa dasawarsa. Saat ini, minyak mentah yang dikirim dari Kharg menjadi sumber pendapatan utama pemerintah Iran.
Di pulau tersebut terdapat tangki penyimpanan, jaringan pipa, dan dermaga laut-dalam yang memungkinkan kapal tanker besar (supertanker) memuat minyak mentah. Banyak fasilitas terkonsentrasi dan terbuka, sehingga rentan terhadap serangan.
Kharg telah lama memiliki nilai strategis. Iran sangat mempertahankan pulau tersebut dan instalasi militer di sana.
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf pada Kamis (12/3) mengatakan bahwa setiap agresi terhadap pulau-pulau Iran akan menghancurkan semua pengekangan.
/2025/09/05/1983514634.jpg)
/2025/03/04/2092239660.jpg)
/2021/02/09/652248560.jpg)
/2014/08/05/573778175.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533962/original/005176500_1773801528-1001020523.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4011968/original/082923100_1651298809-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156442/original/088611200_1663062671-Emas6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4904275/original/038891900_1722250525-IMG-20240729-WA0113.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3545719/original/087868100_1629425274-059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533664/original/040176700_1773755481-Chief_Technology_Officer_Danantara_Indonesia__Sigit_Puji_Santosa-17_Maret_2026.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533697/original/078616900_1773760429-1f3912ca-7653-45df-a7ab-d64716c225a3.jpeg)