Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengarahkan pemerintah federal pada Kamis, 8 Januari 2026 untuk membeli obligasi hipotek senilai USD 200 miliar atau Rp 3.361 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.810). Langkah pembelian obligasi hipotek itu, menurut Donald Trump akan membantu mengurangi suku bunga hipotek pada saat warga AS khawatir mengenai harga rumah.
Mengutip AP, Jumat (9/1/2026), Pemerintah AS mencoba menunjukkan untuk menanggapi kekhawatiran pemilih tentang keterjangkauan rumah menjelang pemilihan paruh waktu pada November.
BACA JUGA:Trump: Kuba Bergantung pada Venezuela, Baik untuk Uang Maupun Minyak
BACA JUGA:Donald Trump Mau Larang Investor Besar Beli Rumah Keluarga
BACA JUGA:Trump: China Takkan Rebut Taiwan Selama Saya Jadi Presiden!
Harga rumah telah naik lebih cepat daripada penghasilan masyarakat karena kekurangan konstruksi yang terus menerus sehingga menyulitkan penyewa membeli rumah pertama dan bagi pemilik yang sudah ada untuk meningkatkan ke properti baru. Ini juga menjadi tantangan yang sudah ada sejak masa jabatan pertama Donald Trump dan pemulihan dari runtuhnya pasar perumahan yang memicu krisis keuangan global pada 2008.
Trump menuturkan, dua perusahaan hipotek di bawah pengawasan pemerintah, Fannie Mae dan Freddie Mac memiliki uang tunai USD 200 miliar yang akan dipakai untuk melakukan pembelian tersebut.
Ini akan menurunkan suku bunga hipotek, menurunkan pembayaran bulanan, dan membuat biaya kepemilikan rumah lebih terjangkau, tulis Trump di media sosial.
Pejabat Gedung Putih tidak segera menanggapi pertanyaan tentang jadwal bagaimana pembelian akan terjadi.
Sebelumnya, the Federal Reserve telah membeli obligasi hipotek selama masa gejolak ekonomi untuk membantu mengurangi suku bunga yang menyebabkan banyak pemilik rumah melakukan refinancing ke suku bunga 3% atau kurang.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5170214/original/048710600_1742596937-20250322-Penukaran_Uang-ANG_3.jpg)
/2025/09/24/895147874.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188318/original/047441700_1595493633-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4844377/original/058934100_1716818807-960x0.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5455446/original/032733600_1766658212-430107f0-2428-4d0b-ad66-7bb4a8534c4f.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5388501/original/067806200_1761122181-WhatsApp_Image_2025-10-22_at_13.51.12_74519c08.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469008/original/019117100_1768042279-WhatsApp_Image_2026-01-10_at_15.42.30.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469026/original/075459500_1768042887-publikasi_1768039633_696224d1e361a.jpeg)