Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah menerima audiensi dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di kediaman pribadi di Hambalang, Kabupaten Bogor pada Senin, 9 Februari 2026. RI 1 telah menerima banyak masukan dari pihak pengusaha untuk pengembangan di sektor swasta.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pengusaha mendorong sejumlah poin kepada Prabowo agar ekonomi Indonesia bisa kuat baik di dalam maupun luar negeri.Â
BACA JUGA:Muzani Gerindra: Semua Tokoh Berpeluang Dampingi Prabowo di Pemilu 2029
BACA JUGA:Ini Usul Pengusaha ke Prabowo Saat Dipanggil ke Hambalang
BACA JUGA:Dialog 3 Jam dengan Prabowo di Hambalang, Pengusaha Bocorkan Hal Ini
BACA JUGA:Terkuak! Inilah Isi Bisikan Penting Pengusaha saat Bertamu ke Hambalang
Banyak (masukan yang masuk). Di situ bagaimana mengembangkan sektor-sektor padat karya, bagaimana kita lebih kompetitif dalam hal misalnya industri tekstil, industri garmen, industri sepatu, bebernya saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Bagaimana kemudian kita menyatukan persepsi bahwa kita harus juga berpikir untuk berkompetisi di tingkat global, dia menambahkan.Â
Lantaran, kata Prasetyo, persaingan bisnis saat ini tidak bisa hanya mengandalkan captive market di dalam negeri. Di sisi lain, beberapa negara justru mengambil pangsa pasar dalam negeri. Â
Sebenarnya itu merupakan keunggulan kompetitif negara kita juga, kata Prasetyo. Â
Dari berbagai masukan tersebut, poin utama yang hendak disampaikan Prabowo kepada pengusaha adalah bagaimana peran sektor swasta dan pemerintah bisa berjalan beriringan.
Indonesia Incorporated itu disepakati bahwa sektor swasta yang kuat, maju terus harus kita bantu, kita dorong. Karena salah satu kunci ekonomi adalah di teman-teman swasta, di teman-teman pengusaha ini, tutur dia.
/2024/09/05/1607807087.jpg)
/2025/08/15/913378509.jpg)
/2025/11/28/671909164.jpg)
/2023/08/27/2045889489.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4729966/original/074920500_1706586460-taro-ohtani-5T5zmIqs0AM-unsplash.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369942/original/091580800_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY5.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497711/original/020774400_1770680315-1aadc6a4-2f69-4f7f-bc71-7700a2127556.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497769/original/031078900_1770688032-IMG_1212.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497783/original/035354500_1770688726-IMG_1161.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497961/original/095553400_1770695547-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_09.47.05.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5376373/original/001849000_1760002493-IMG-20251009-WA0006__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484453/original/024648100_1769429500-tom4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4011972/original/012375300_1651298812-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497606/original/095836000_1770639069-IMG_1162.jpeg)