Jakarta – Pesawat ATR 42-500 yang dioperasikan Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan jatuh di kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Sulawesi Selatan (Sulsel), setelah sempat hilang kontak. Dalam penerbangan dengan pesawat ATR 42-500 itu terdapat 10 orang, termasuk tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Mengacu laman Aero Corner, Minggu (18/1/2026), nilai satu unit pesawat ATR 42-500 diperkirakan mencapai USD 12,1 juta atau setara Rp 204,6 miliar (asumsi kurs Rp 16.909 per dolar AS). Pesawat ini mulai diproduksi pada 1994 dan pertama kali digunakan untuk operasional pada akhir 1995.
BACA JUGA:Menhub Dudy Pastikan Pendampingan Penuh Pencarian Pesawat ATR 42-500
BACA JUGA:Ditemukan di Dekat Serpihan, Satu Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Meninggal Dunia
BACA JUGA:Cerita Pendaki Lihat Pesawat Terbang Rendah di Gunung Bulusaraung Lalu Terdengar Ledakan
BACA JUGA:Polda Sulsel Siapkan DVI untuk Identifikasi Korban Pesawat ATR, Keluarga Penumpang Diundang
ATR 42-500 memiliki kecepatan lepas landas 112 KCAS, dengan kecepatan jelajah maksimum hingga 556 km per jam. Performa tersebut didukung kemampuan pendakian 1.851 kaki per menit serta kecepatan pendakian optimal 160 KCAS. Dengan berat lepas landas maksimum 18.600 kilogram, pesawat ini tergolong lebih ringan dibandingkan pesawat sekelasnya dan memiliki jangkauan terbang hingga 716 nautical mile.
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan (Kemenhub), pesawat yang terdaftar dengan registrasi PK-THT tersebut diproduksi pada 2000 dengan nomor seri 611 dan dioperasikan oleh Indonesia Air Transport (IAT) selaku pemegang AOC 034.
Merujuk informasi di laman resmi Indonesia Air, seri ATR 42 disebut sebagai versi produksi terbaru dengan berbagai pembaruan desain yang ditujukan untuk meningkatkan kinerja dan kenyamanan penumpang.
Pesawat ini memiliki mesin baru, baling-baling baru, kabin yang dirancang baru, dan peningkatan kapasitas bobot. Seri ATR 42 kami terdaftar dalam Program Part by Hour dari Sabena, tulis Indonesia Air dalam laman resminya.
Pesawat ini mampu terbang hingga ketinggian maksimum 7.620 meter dengan kecepatan 556 km per jam serta jarak tempuh mencapai 2.037 kilometer. Spesifikasi tersebut memungkinkan pesawat menempuh rute Yogyakarta–Maros/Makassar dengan jarak sekitar 1.147 kilometer.
ATR 42-500 memiliki kapasitas hingga 46 kursi penumpang, di luar kursi untuk pilot dan kru.
Dirancang untuk memberikan penerbangan yang nyaman, seri ATR 42-500 kami dapat menjadi ruang kantor dan konferensi anda di udara, kata Indonesia Air.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/18/1934219793.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2346720/original/065217100_1535700633-flags.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1074325/original/025185800_1449125276-ilustrasi.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1641377/original/045202600_1499335559-20170706-IHSG-Berakhir-Bertahan-di-Zona-Hijau-Angga-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475766/original/092562300_1768648159-KAI_Semarang_Tawang3.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475798/original/051680300_1768652642-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_21.43.38.jpeg)