Jakarta – Wadah resmi penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Mata Garuda berkomitmen terus menjaga integritas, empati, dan semangat pengabdian untuk Indonesia di tengah hangatnya perbincangan publik beberapa waktu terakhir.
Ketua Umum Mata Garuda LPDP, Wahyu Bagus Yuliantok menuturkan, perhatian dan kritik dari masyarakat merupakan bentuk kepedulian yang mencerminkan besarnya harapan publik terhadap program beasiswa negara ini.
BACA JUGA:Top 3: 4 Alumni LPDP Kembalikan Dana Beasiswa
BACA JUGA:Pramono Siapkan Beasiswa Jakarta Setara LPDP, Target Kirim 100 Penerima pada 2027
BACA JUGA:Infografis Tahapan hingga Sanksi Alumni LPDP Tidak Mengabdi
Kami memahami bahwa ekspektasi publik terhadap penerima beasiswa LPDP sangat tinggi. Hal ini dapat dimengerti karena pendidikan kami semua dibiayai oleh kontribusi dari segenap rakyat Indonesia. Di sinilah letak kehormatan, sekaligus tanggung jawab kami. Kami di Mata Garuda meyakini bahwa amanah ini harus dijawab dengan integritas, kerendahan hati, dan karya yang berdampak nyata,” kata pria yang akrab disapa Bagus, seperti dikutip dari keterangan resmi, Minggu, (1/3/2026).
Dalam konferensi pers bersama Direksi LPDP di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu malam, 25 Februari 2026, Bagus mengajak segenap penerima beasiswa LPDP untuk berkontribusi nyata pada Tanah Air lewat keahlian dan kepakaran melalui empat pilar pengabdian yang menjadi fokus Mata Garuda, yakni Mata Garuda Institute, Mata Garuda Community Development, Mata Garuda Capacity Building, dan Mata Garuda Entrepreneurship.
Kami ingin mewujudkan Mata Garuda sebagai wadah kolaborasi awardee-alumni LPDP dalam mengabdi pada negeri sekaligus sebagai kawah chandradimuka lahirnya para pemimpin masa depan Bangsa Indonesia,” tutur Bagus.
Saat ini, ribuan alumni LPDP telah berkiprah di berbagai sektor strategis. Banyak di antaranya menjadi Aparatur Sipil Negara, dosen dan peneliti di perguruan tinggi, profesional di sektor swasta, pelaku industri dan bisnis, wirausahawan, hingga penggerak organisasi sosial di berbagai daerah.
/2025/02/12/295818587.jpg)
/2025/09/22/1467086553.jpg)
/2022/04/26/1849894064.jpg)
/2024/07/01/823936766.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4205608/original/035464900_1666858594-Screenshot_20221027-144533_Drive.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312207/original/096074800_1754908599-WhatsApp_Image_2025-08-11_at_4.44.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4199953/original/079472700_1666414770-NFT.jpg)
/2025/07/29/892551915.jpg)
/2025/12/30/1131642249.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516203/original/021232900_1772266389-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5229406/original/011619000_1747919437-close-up-busy-businesswoman.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762787/original/061059400_1709635135-20240305-Pelaporan_SPT-ANG_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723185/original/051536300_1705921815-fotor-ai-2024012218929.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516190/original/092806900_1772264866-21ed425f-fec3-4f94-849d-dad94ab38621.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5261713/original/017908800_1750682486-AP23215607070697.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5491597/original/087379900_1770100701-rus6.jpg)