Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menanggapi soal masih banyak perusahaan logistik yang belum mematuhi ketentuan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pembatasan operasional angkutan barang selama periode angkutan Lebaran. Pemerintah menilai kepatuhan terhadap aturan tersebut penting untuk menjaga kelancaran arus mudik.
Menhub mengaku prihatin karena masih terdapat sejumlah pusat logistik yang tidak mengindahkan kebijakan pembatasan yang telah ditetapkan. Padahal, menurutnya, aturan tersebut bertujuan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama mudik dapat berlangsung aman dan lancar.
BACA JUGA:Arus Tol Tangerang-Merak Malam Ini Terpantau Ramai Lancar
BACA JUGA:13 Kue Lebaran Jaman Dulu, Suguhan Tradisional Penuh Nostalgia
“Ya memang kita prihatin ya, karena masih ada beberapa pusat logistik yang tidak mengindahkan SKB. Kita harapkan sebagai contoh yang terlihat dimana di Gilimanuk, itu memperlihatkan bahwa pembatasan itu memiliki tujuan. Apa tujuannya? Agar arus mudik itu bisa berjalan dengan lancar dan selamat tentunya,” ujar Dudy kepada wartawan di kawasan sekitar Stasiun Manggarai, Senin (16/3/2026).
Ia juga mengimbau para pengusaha logistik agar tidak mengedepankan kepentingan sektoral dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat yang lebih luas selama masa mudik.
Di sisi lain, Menhub juga menanggapi keluhan dari sejumlah perusahaan logistik dan importir yang menilai kebijakan pembatasan tersebut berdampak pada aktivitas distribusi barang. Menurutnya, kebijakan itu telah diperhitungkan dan juga pernah diterapkan pada tahun sebelumnya.
“Saya rasa tidak, karena kan semuanya sudah terukur. Ini kan juga kita menerapkan pada tahun lalu dan semuanya masih berjalan sebagai mestinya,” kata dia.
/2026/01/12/1406010689.jpg)
/2025/10/15/1790361821.jpg)
/2026/01/16/1560477888.jpg)
/2016/10/26/1015215961.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529572/original/028252500_1773371796-WhatsApp_Image_2026-03-12_at_14.40.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876292/original/002461400_1719462328-fotor-ai-20240627112338.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156442/original/088611200_1663062671-Emas6.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533195/original/025884600_1773727160-Foto_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532675/original/099330300_1773665888-IMG-20260316-WA0013__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532681/original/027599600_1773666412-WhatsApp_Image_2026-03-16_at_16.58.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1946058/original/021251600_1519810687-20180228-Tembakau-AFP3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532672/original/031344900_1773665569-1000031369.jpg)