Jakarta – Danantara Indonesia mendukung percepatan pengembangan industri semikonduktor nasional pada teknologi AI chip. Momentum pengembangan semikonduktor nasional ini dibutuhkan di tengah lahirnya babak baru industri global.
Chief Technology Officer Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, mengatakan Indonesia masih memiliki peluang besar untuk masuk dalam rantai nilai semikonduktor melalui kolaborasi, penguatan talenta, dan pengembangan produk yang relevan.
BACA JUGA:Danantara Buka Pendaftaran Baru DPT Calon Mitra Proyek Fasilitas Pengolahan Sampah
BACA JUGA:Danantara Terbitkan Surat Utang Rp7 Triliun
BACA JUGA:TelkomGroup Berangkatkan 1.924 Pemudik Lewat Program Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara 2026
“Tidak ada kata terlambat dalam membangun industri semikonduktor nasional. Dunia sedang memasuki babak baru, khususnya AI chip, dan ini momentum bagi Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (17/3/2026).
Pun dengan Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknolog yang melihat industri semikonduktor dinilai menjadi fondasi utama transformasi digital di berbagai sektor, seperti kecerdasan artifisial, otomotif, energi, pertahanan, telekomunikasi, dan kesehatan.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan pemerintah siap mendukung dari sisi regulasi dan standardisasi guna mempercepat komersialisasi.
“Ini bukan lagi sekadar proyek riset, tetapi investasi yang harus menghasilkan produk layak secara ekonomi dan komersial,” katanya.
Ia menekankan pentingnya penetapan produk prioritas, desain, peta jalan, serta pembagian peran antar pemangku kepentingan. Perguruan tinggi dan lembaga riset berperan sebagai sumber inovasi, sementara industri menjadi penggerak utama adopsi pasar.
/2025/09/05/1983514634.jpg)
/2025/03/04/2092239660.jpg)
/2021/02/09/652248560.jpg)
/2014/08/05/573778175.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4011968/original/082923100_1651298809-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156442/original/088611200_1663062671-Emas6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4904275/original/038891900_1722250525-IMG-20240729-WA0113.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3545719/original/087868100_1629425274-059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533697/original/078616900_1773760429-1f3912ca-7653-45df-a7ab-d64716c225a3.jpeg)