Jakarta – Memasuki tahun 2026, strategi komunikasi publik atau PR Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) diarahkan untuk memperkuat dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah yang kembali ditetapkan Presiden sebagai agenda prioritas nasional. Program ini menjadi sorotan utama karena menyasar kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor perumahan.
Sekretaris Jenderal Kementerian PKP, Dydik Choiroel, mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai skema dukungan pembiayaan untuk memastikan target program tersebut dapat tercapai. Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan dukungan sekitar 790.000 unit rumah dengan total anggaran mencapai Rp 58 triliun.
BACA JUGA:Realisasi Anggaran PKP Sentuh 96%, Program Perumahan Terus Digenjot
BACA JUGA:Kementerian PKP: Kepmen Rusun Subsidi Bakal Terbit Januari 2026
“Program 3 Juta Rumah kembali menjadi prioritas nasional. Ini adalah komitmen pemerintah untuk memastikan masyarakat, khususnya berpenghasilan rendah, dapat memiliki rumah yang layak,” ujar Dydik di Ruang Kantor Kementerian PKP, Kamis (15/1/2026).
Dukungan tersebut terdiri dari beberapa skema utama. Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ditargetkan menyentuh 350.000 unit rumah, sementara Program Subsidi Bantuan Selisih Bunga (PSBS) diarahkan untuk 400.000 unit rumah. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang ditargetkan mengakses 40.000 unit rumah komersial.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/06/24/1049013018.jpg)
/2025/10/18/1934219793.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5437712/original/017043800_1765260963-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2393928/original/011471200_1540635257-OJK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3352148/original/064037100_1610959707-20210118-Emas-Antam-2.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473444/original/093171500_1768444417-44a3ad63-d813-440f-a37c-9ee4f21630c1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473447/original/050483400_1768444830-f770dbf6-e7c5-46cf-b34d-296dfabb0b0f.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1641383/original/035848000_1499335807-20170706-IHSG-Berakhir-Bertahan-di-Zona-Hijau-Angga-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5271674/original/014395900_1751517910-Screenshot_20250703_101941_YouTube.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473233/original/098315500_1768392965-Bea_Cukai_dan_Polri_ungkap_upaya_penyelundupan_narkotika_melalui_barang_kiriman_internasional.jpeg)