Jakarta – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) memastikan operasional pelayaran kapal tetap berjalan dengan baik di tengah kondisi curah hujan tinggi dan cuaca buruk yang melanda sejumlah wilayah Indonesia sejak periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Cuaca ekstrem yang terjadi sejak pertengahan Desember hingga awal Januari tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran terhadap kelancaran transportasi laut. Namun, PELNI menyatakan kondisi tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap jadwal dan operasional kapal.
BACA JUGA:Strategi Pelni Pastikan Pelayaran Aman di Tengah Cuaca Buruk
BACA JUGA:Pelni Jakarta Siapkan 9 Kapal, Penumpang Nataru di Tanjung Priok Diprediksi Meningkat
BACA JUGA:Pelni Beri Diskon Tiket Kapal 20%, Catat Tanggal Beli dan Jadwal Keberangkatan
Plt. Manager Komunikasi Korporasi PELNI, Nadya Nathasya, mengatakan cuaca buruk memang terjadi secara luas selama periode Nataru, tetapi masih dapat diantisipasi dalam operasional pelayaran.
“Cuaca buruk selama periode Nataru 2025/2026 yang berlangsung pada 11 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026 kemarin memang terjadi di banyak wilayah, namun Alhamdulillah tidak terlalu mempengaruhi operasional pelayaran kapal PELNI,” ujar Nadya kepada www.wmhg.org, Senin (19/1/2026).
Ia menjelaskan, hal tersebut tercermin dari capaian kinerja ketepatan waktu pelayaran kapal PELNI yang tetap terjaga sepanjang periode tersebut.
“Ini terlihat dari performa on time performance kapal PELNI yang mencapai 98 persen untuk kapal penumpang dan 97 persen untuk kapal perintis,” tuturnya.
Di tengah kondisi ini, Pelni terus memperkuat strategi pengawasan dan mitigasi risiko dalam menghadapi kondisi cuaca yang cenderung tidak menentu belakangan ini, khususnya pada sektor transportasi laut.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5457383/original/052410300_1766999052-7.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383000/original/098357600_1760612392-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476934/original/027256100_1768803386-Badan_Pengatur_Hilir_Minyak_dan_Gas_Bumi__BPH_Migas_.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4347729/original/082024200_1678087558-20230306-Ekonomi-China-AP-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5353800/original/092561100_1758181754-AP25260701556257.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476381/original/049737700_1768738297-KAI_batalkan_sejumlah_perjalanan_kereta_penumpang_dan_barang_imbas_banjir-2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5418026/original/021867400_1763561355-mobil_listrik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4804767/original/068099800_1713407839-penumpang_di_bandara.jpg)