Jakarta – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memastikan ketahanan pasokan energi primer untuk pembangkit mencukupi guna menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional saat mobilitas masyarakat meningkat saat Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan, sistem kelistrikan nasional berada dalam kondisi aman dengan cadangan daya yang memadai selama periode Lebaran. Hal ini didukung oleh ketersediaan batu bara, gas, hingga bahan bakar minyak (BBM).
BACA JUGA:7 Cara Mengamankan Listrik Rumah agar Tidak Jeglek pas Pakai AC dan Oven Paling Mudah
BACA JUGA:Ribuan SPKLU dan 5.000 Petugas PLN Dikerahkan pada Mudik Lebaran 2026
“Kondisi kelistrikan nasional aman, termasuk pasokan energi primer seperti batubara, gas, dan BBM. Seluruhnya telah kami cek dan dalam kondisi siap,” kata Darmawan, Sabtu (21/3/2026).
Sementara itu, Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Rakhmad Dewanto menegaskan bahwa pasokan energi primer pembangkit listrik dalam kondisi aman dan terjaga selama masa siaga Ramadhan dan Idul Fitri melalui pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi di seluruh sistem.
Rakhmad menjelaskan, secara umum ketahanan energi primer, baik batubara, gas dan BBM berada pada level yang memadai untuk mendukung keandalan pembangkit selama periode Ramadan dan Idul Fitri.
“Rata-rata hari operasi (HOP) batu bara secara nasional berada di kisaran 18 hari. Di sistem Jawa-Madura-Bali sekitar 18 hari, sementara di wilayah Sumatera dan Kalimantan berada di kisaran 21 hari dan wilayah Sulawesi Maluku Papua Nusa Tenggara di kisaran 13 hari” ujarnya.
Ia menambahkan, meskipun terdapat variasi HOP pada beberapa pembangkit dengan spesifikasi batubara tertentu, secara umum stok masih berada di atas batas minimum yang dipersyaratkan.
/2026/01/20/1078598350.jpg)
/2026/01/05/369835760.jpg)
/2026/01/20/1056040193.jpg)
/2024/01/07/512833856.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5181192/original/055179300_1743916780-0a9353c5-b536-4505-ae46-a25091bfe028.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5534694/original/030997000_1773884307-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4931803/original/003038800_1724943087-WhatsApp_Image_2024-08-29_at_12.27.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4931532/original/090545100_1724925587-IMG-20240829-WA0029.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4016981/original/055489100_1652075718-20220905-FOTO---ASN-PEMROV-DKI-JAKARTA-Herman-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2836176/original/077516600_1561369125-20190624-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369940/original/015660100_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535413/original/068439700_1774002745-WhatsApp_Image_2026-03-20_at_17.30.27.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1363011/original/054355300_1475488357-20161003-Pasar-Tebet-Jakarta--Angga-Yuniar-03.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532599/original/022364200_1773658824-7.jpg)