Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Januari tahun 2026, kinerja ekspor komoditas nonmigas unggulan Indonesia seperti minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan turunannya mengalami peningkatan.
Selama Januari tahun 2026 yaitu untuk CPO dan turunannya , besi dan baja, serta batu bara. Total ketiganya memberikan kontribusi sebesar 29,31 persen dari total ekspor nonmigas di Indonesia pada Januari 2026, kata Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam konferensi pers BPS, Senin (2/3/2026).
BACA JUGA:Harga Bahan Baku di Indonesia Bisa Naik Imbas Perang AS-Iran, Tak Cuma BBM
BACA JUGA:BPS Beberkan Nilai Impor dan Ekspor Indonesia di Jalur Selat Hormuz
BACA JUGA:Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD 0,95 Miliar di Januari 2026, Cetak Rekor 69 Bulan Beruntun
Ateng menjelaskan, khusus untuk CPO dan turunnya naik 59,63 persen secara tahunan atau secara year on year. Sedangkan untuk ekspor besi dan baja mengalami penurunan 0,13 persen secara tahunan, demikian juga untuk ekspor batubara mengalami penurunan 16,04 persen secara tahunan.
Adapun BPS mencatat nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai USD 22,16 miliar atau naik 3,39 persen dibanding ekspor Januari 2025.
Pada Januari 2026 nilai ekspor mencapai USD 22,16 miliar atau naik 3,39 persen jika dibandingkan dengan bulan Januari tahun 2025, ujarnya.
/2025/12/15/788840229.jpg)
/2023/09/24/406744187.jpg)
/2025/01/14/1692653614.jpg)
/2024/11/27/2005606983.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5390401/original/024621800_1761276380-WhatsApp_Image_2025-10-24_at_10.02.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3005833/original/005389400_1577346189-20191226-Proyeksi-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-2020-ANGGA-4.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369939/original/076856100_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5459767/original/052734300_1767173469-publikasi_1767166092_6954d08c6d721.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5371515/original/011669500_1759665536-1001320582.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475276/original/056009900_1768562165-1000026474.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/953316/original/021276300_1439363719-20150812-Rupiah-Anjlok4.jpg)