Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyita sebanyak 133,5 ton bawang bombai ilegal yang diduga merupakan hasil penyelundupan tanpa dokumen resmi. Ribuan karung bawang tersebut ditemukan tersimpan di sebuah gudang di kawasan Semarang Utara, Jawa Tengah.
Penyitaan dilakukan langsung oleh Mentan Amran bersama aparat penegak hukum (APH) saat melakukan pengecekan lapangan. Ia menegaskan pemerintah tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor pangan ilegal yang merugikan petani dan mengancam ekosistem pertanian nasional.
BACA JUGA:Mentan Amran Akui Kerap Jual Nama Kapolri dan Jaksa Agung
BACA JUGA:Mentan Amran Janji ke Prabowo Swasembada Jagung Tahun Ini
BACA JUGA:Mentan Amran Copot 192 Pejabat Demi Percepat Swasembada Pangan
“Pajak-pajaknya tidak masuk, nyelundup masuk, merusak ekosistem kita karena ada bakteri dibawa, penyakit, dan seterusnya, kata Mentan Amran saat mengecek ribuan karung bawang bombai selundupan yang tidak berizin dan terindikasi membawa penyakit, dikutip dari Antara, Sabtu (10/1/2026).
Dalam pemeriksaan awal, bawang bombai tersebut diketahui masuk tanpa dokumen resmi dan tidak membayar kewajiban pajak. Mentan menilai kondisi ini sangat berbahaya karena berpotensi membawa bakteri atau penyakit yang dapat menyebar ke sentra pertanian dalam negeri.
Pemerintah, kata Amran, berkomitmen menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus melindungi jutaan petani dari dampak negatif praktik impor ilegal.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469026/original/075459500_1768042887-publikasi_1768039633_696224d1e361a.jpeg)
/2025/09/24/895147874.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188318/original/047441700_1595493633-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4844377/original/058934100_1716818807-960x0.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5455446/original/032733600_1766658212-430107f0-2428-4d0b-ad66-7bb4a8534c4f.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5388501/original/067806200_1761122181-WhatsApp_Image_2025-10-22_at_13.51.12_74519c08.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469008/original/019117100_1768042279-WhatsApp_Image_2026-01-10_at_15.42.30.jpeg)