Jakarta – Pemerintah memiliki target swasembada garam pada 2027. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menekankan hal tersebut perlu dicapai dengan berbagai cara. Salah satunya, kata dia, melalui percepatan pembangunan pabrik garam baru. Misalnya, pabrik yang dimiliki oleh anggota Holding BUMN Pangan, PT Garam.
“Karena itu kehadiran saya sebagai Menko Pangan untuk memastikan percepatan pembangunan pabrik garam baru dan peningkatan produksi nasional menuju swasembada tahun 2027,” kata Zulkifli dalam keterangan resmi, Senin (9/3/2026).
BACA JUGA:Impor Garam 60%, Ini Langkah KKP Wujudkan Swasembada
Pembangunan pabrik baru sejalan dengan upaya trannsformasi industri dan swasembada garam. Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional (Perpres P3N).
Zulkifli turut menyambangi salah satu pabrik PT Garam di Sampang, Madura, Jawa Timur.
Pada tahun 2027, pemenuhan kebutuhan garam nasional ditargetkan sepenuhnya berasal dari produksi dalam negeri, sehingga hasil panen petambak dapat terserap oleh industri yang membutuhkan.
Selain itu, dia juga memastikan pemerintah mendukung rencana PT Garam untuk melakukan ekstensifikasi lahan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Serta pengembangan inovasi produksi melalui teknologi MVR dan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk meningkatkan efisiensi produksi, kualitas garam industri, mendukung substitusi impor secara bertahap.
Pemerintah mendorong pembangunan dan penguatan fasilitas produksi garam di sejumlah daerah, seperti di Rote, Nusa Tenggara Timur, Gresik Jawa Timur, serta daerah potensial lainnya agar dapat meningkatkan kapasitas produksi nasional, seperti dikutip.
/2025/05/23/1773589716.jpg)
/2024/05/08/49081693.jpg)
/2021/09/19/1933925616.jpg)
/2025/05/13/879668017.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4054549/original/011680900_1655354022-Harga-Kebutuhan-Pokok-Naik-Herman-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)

/2016/10/07/579961245.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524910/original/088029300_1773024560-a642b33a-2b7a-46dd-b064-2fb0aab29e93.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524919/original/093651200_1773024997-kopi_kenangan_edit.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525079/original/059612500_1773031060-WhatsApp_Image_2026-03-09_at_10.25.06.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521456/original/046444200_1772690467-unnamed__73_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2034336/original/042934000_1522123940-Sawit_Jambi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5504194/original/061386800_1771227775-PT_Kereta_Api_Indonesia__Persero__mencatat_perjalanan_KA_di_lintas_utara_berangsur_normal-16_Februari_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5512269/original/047632000_1771936819-1000843403.jpg)