Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (Menko Airlangga) memastikan pemerintah berkomitmen menjaga kondisi fiskal. Termasuk arah investasi yang dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Airlangga mengamini ada perbedaan arah kebijakan di Indonesia pada 2026. Hal tersebut seiring dengan sorotan Moody\’s Ratings soal ketidakpastian kebijakan RI.
BACA JUGA:Menko Airlangga Beri Kabar Baru Penerapan Tarif: Tunggu Pengumuman dan Jadwal dari Amerika Serikat
BACA JUGA:Moody\’s Revisi Outlook 5 Bank Indonesia, Menko Airlangga Bilang Begini
BACA JUGA:Menko Airlangga Ingin Perluas QRIS ke Negara Anggota APEC
Ya artinya ketidakpastian itu kan membutuhkan penjelasan, jadi dijelaskan saja karena tahun ini tentu ada perbedaan di dalam anggaran terutama terkait dengan investasi, ungkap Airlangga, ditemui di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Dari sisi fiskal, dia memastikan pemerintah tetap menjaga dalam kondisi yang baik. Ini menghitung dari ketetapan defisit APBN hingga rasio utang pemerintah.
Dari segi pemerintah fiskal kita commit untuk budget deficit maksimum 3% dan loan to PDB itu sekitar di bawah 40%, nah itu secara makro kita jaga, kata dia.
Sementara itu, dari sisi investasi, kehadiran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menjadi salah satu pembeda juga, khususnya pada pola investasi pemerintah. Karena dividen dan yang lain kan sekarang semuanya masuk di Danantara, dan danantara memerankan fungsi juga untuk investasi, nah ini yang perlu penjelasan (ke Moody\’s), tuturnya.
Minta Bank Beri Penjelasan ke Moody\’s
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto buka suara terkait laporan Moody\’s Ratings yang merevisi outlook kredit 5 bank di Indonesia. Hal tersebut memang perlu penjelasan antara kedua pihak.
Ada bank BUMN dan satu bank swasta nasional yang disinggung oleh Moody\’s. Kelimanya mendapat penilaian negatif dari sebelumnya stabil pada konteks outlook kredit. Airlangga menanggapi, perbankan perlu memberikan penjelasan kepada lembaga pemeringkat internasional itu.
/2025/09/12/1537496279.jpg)
/2025/11/27/175802667.jpg)
/2023/04/12/1270691180.jpg)
/2025/12/12/701098146.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462767/original/005104700_1767588776-Untitled.jpg)
/2024/01/03/663488771.jpg)
/2025/10/07/2002674624.jpg)
/2024/02/12/986177710.jpg)
/2025/10/13/652970826.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496584/original/000268300_1770551655-BCA_Expoversary_2026_di_ICE_BSD__Tangerang__Banten-2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497650/original/041869000_1770645002-WhatsApp_Image_2026-02-09_at_20.10.28.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4349647/original/096522800_1678186856-20230307-Harga-Cabai-Ramadan-Angga-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)