Jakarta – Menteri Keuangan yang juga Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, ekonomi global masih berada dalam fase penuh tantangan dengan tingkat ketidakpastian yang terus meningkat.
Dinamika global tersebut dipengaruhi kombinasi faktor perdagangan internasional, kebijakan moneter negara maju, hingga ketegangan geopolitik yang berdampak pada aktivitas ekonomi dan pasar keuangan global.
BACA JUGA:Tarif Bea Keluar Batu Bara 5–11 Persen, Aturan Segera Terbit
BACA JUGA:IHSG Tak Pulih, Purbaya Ancam Bakal Geruduk BEI
BACA JUGA:Menkeu Purbaya Prediksi IHSG Pulih Pekan Depan
BACA JUGA:Menkeu Purbaya: IHSG Jatuh Hanya Shock Sesaat akibat Laporan MSCI
BACA JUGA:Indonesia Bakal Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 6% pada 2026
Pada triwulan IV 2025, perkembangan ekonomi global masih dibayangi ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Pada saat yang sama, kebijakan suku bunga bank sentral AS yang lebih agresif turut memengaruhi arah arus modal dan stabilitas pasar keuangan dunia.
Prospek 2026 pun dinilai tetap menghadapi tekanan dari dampak lanjutan kebijakan tarif impor serta kerentanan rantai pasok global, meski terdapat perbaikan pada sejumlah indikator ekonomi di negara maju.
Pada tahun 2026, pertumbuhan ekonomi dunia masih akan dipengaruhi oleh dampak lanjutan kebijakan tarif impor AS dan kerentanan rantai pasok global, meskipun prospek perekonomian AS membaik didorong investasi di sektor teknologi termasuk artificial intelligence (AI) dan stimulus fiskal berupa pengurangan pajak,” ujar Purbaya pada Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala KSSK I Tahun 2026, Selasa (27/1/2026).
Di tengah tekanan global tersebut, perekonomian Indonesia dinilai tetap menunjukkan ketahanan dan mampu menjaga kesinambungan pertumbuhan. Kinerja ekonomi pada triwulan IV 2025 diperkirakan membaik, terutama karena penguatan permintaan dalam negeri yang sejalan dengan meningkatnya optimisme pelaku usaha.
Dorongan kebijakan fiskal dan moneter turut menopang kondisi ini. Indikator aktivitas manufaktur berada di area ekspansi, penjualan ritel mencatat pertumbuhan positif, dan neraca perdagangan masih membukukan surplus.
/2023/11/14/265599980.jpg)
/2023/02/06/1670990717.jpg)
/2025/09/02/1934936574.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2793619/original/013488900_1556718746-Kembang-Api-Buruh4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4967681/original/010007900_1728810787-Depositphotos_650143686_L.jpg)

/2025/12/09/954404319.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486677/original/085045300_1769595276-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_16.13.24.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486550/original/072648900_1769590191-Deputi_Gubernur_Bank_Indonesia_terpilih_Thomas_Djiwandono-_28_Januari_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129438/original/034681000_1739288405-BI_10.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484915/original/056960900_1769488796-WhatsApp_Image_2026-01-27_at_10.56.47.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4477896/original/072602400_1687478218-Miliarder_atau_Orang_Terkaya_Dunia.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5485687/original/071253500_1769524080-1756f35c-ee91-4c96-861f-adbd26f34d5c.jpeg)