Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pembahasan mengenai restrukturisasi utang proyek kereta cepat Whoosh telah menghasilkan keputusan dalam rapat pemerintah.
Rapat tersebut dilakukan bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono. Namun, ia menegaskan bahwa hasilnya belum dapat disampaikan ke publik saat ini.
BACA JUGA:Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 185 Triliun hingga Akhir Februari 2026
BACA JUGA:Saudara Kaya tapi Terlilit Utang, Apakah Boleh Menerima Zakat?
BACA JUGA:Pria di Cilincing Ditembak Usai Beli Nasi Goreng, Diduga Dipicu Utang Ganja Rp 800 Ribu
Itu rapatnya sudah putus. Tapi nanti tinggal Pak Presiden atau pemerintah yang resmi akan mengumumkan, bukan saya.” kata Purbaya kepada wartawan usai sidang Satgas Debottlenecking, Jumat (13/3/2026).
Menurut dia, arah langkah pemerintah terkait restrukturisasi utang proyek kereta cepat tersebut sebenarnya sudah jelas. Meski begitu, penyampaian detailnya akan dilakukan oleh pihak yang berwenang.
Tapi itu sudah clear langkah ke depan seperti apa. Tapi belum saatnya dibuka ke Anda sekarang. Biar yang lebih tinggi yang memaparkan ya.” ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah terus mengkaji rencana pengembangan kereta cepat Whoosh hingga wilayah Jawa Timur. Namun, langkah tersebut akan dilakukan secara paralel sambil menunggu penyelesaian restrukturisasi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sebagai operator Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB).
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pemerintah telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait rencana tersebut.
Ia mengungkapkan telah menggelar pertemuan dengan Kementerian Keuangan dan Danantara Indonesia untuk membahas kelanjutan proyek kereta cepat yang direncanakan beroperasi hingga Banyuwangi, Jawa Timur.
Tahapan hari ini kita lakukan paralel, ujar AHY dalam konferensi pers Update Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Persiapan Mudik Lebaran di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip dari Antara, Rabu, 11 Maret 2026.
Menurut AHY, pengembangan jalur Whoosh tidak bisa dilepaskan dari kondisi keuangan proyek yang saat ini masih dalam proses penataan kembali.
Karena itu, pemerintah akan memastikan restrukturisasi keuangan KCJB berjalan dengan baik sebelum proyek ekspansi kereta cepat ke wilayah lain dilanjutkan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan proyek sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur transportasi berkecepatan tinggi dapat berjalan secara sehat dan berkelanjutan.
/2025/09/09/1154512313.jpg)
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2024/10/27/1641934318.jpg)
/2026/01/14/1374241906.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762786/original/080700200_1709635134-20240305-Pelaporan_SPT-ANG_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5386206/original/040754400_1760959734-PT_Central_Finansial_X__CFX_.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528396/original/032251600_1773283873-6eee7a33-b6f1-4584-b4fc-d02e5e477f14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529280/original/062761300_1773318836-WhatsApp_Image_2026-03-12_at_10.36.01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4397366/original/016884800_1681642592-Angkutan_Mudik_Motor_Gratis_2023-TALLO_3.jpg)