Jakarta – Pemerintah kembali meneguhkan komitmennya dalam memberikan perlindungan bagi seluruh tenaga kerja melalui peringatan Bulan K3 Nasional 2026. Agenda tahunan ini ditekankan bukan sekadar seremoni belaka, melainkan momentum krusial bagi bangsa untuk merefleksikan kembali pentingnya aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerja.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan bahwa dengan jumlah pekerja mencapai 146,54 juta orang, Indonesia menghadapi tantangan besar. Para pekerja tersebar di berbagai sektor dengan risiko beragam, mulai dari konstruksi, pertambangan, hingga ekonomi digital. Menurutnya, pengelolaan K3 yang solid adalah fondasi bagi moral pekerja dan daya saing nasional.
BACA JUGA:Menaker Luncurkan Resolusi Bulan K3 Nasional 2026, Usung Tema Ekosistem Kolaboratif
BACA JUGA:Kemenaker Transformasi Sistem K3 Nasional: Layanan Digital hingga Penguatan Data
BACA JUGA:Tanggal 12 Januari 2026, Awal Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional
“Namun kita juga harus jujur melihat realitas yang ada. Secara nasional, kinerja K3 kita masih menghadapi tantangan serius,” ungkap Menaker Yassierli saat memimpin Apel Bulan K3 Nasional 2026 secara hibrida di Bekasi, Senin (12/1/2026).
Menaker menegaskan bahwa keselamatan kerja berdampak langsung pada kepercayaan publik dan produktivitas perusahaan. Oleh karena itu, pendekatan dalam menangani risiko kerja tidak boleh lagi dilakukan secara reaktif, melainkan harus preventif dan sistematis.Halaman 2: Alarm Keras Angka Kecelakaan Kerja di Indonesia
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan bahwa persoalan keselamatan kerja masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah dan pelaku usaha. Berdasarkan laporan tahun 2024, tercatat ada 319.224 kasus kecelakaan kerja. Angka ini mencakup berbagai insiden, termasuk kecelakaan fatal yang merenggut nyawa pekerja di berbagai daerah.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/06/24/1049013018.jpg)
/2025/10/18/1934219793.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470580/original/037635800_1768211056-Direktur_Utama_Pertamina_Simon_Aloysius_Mantiri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5384102/original/046932800_1760754888-WhatsApp_Image_2025-10-17_at_15.32.31.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467323/original/090605000_1767872284-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4269838/original/098490100_1671710597-BKI_2.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473822/original/065431000_1768458776-WhatsApp_Image_2026-01-14_at_13.38.59.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975034/original/086610900_1648205536-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071004/original/007517600_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3352150/original/028984100_1610959709-20210118-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4028800/original/015596800_1653046835-FOTO.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474426/original/055933800_1768476656-Ketua_Umum_Kadin_Indonesia__Anindya_Novyan_Bakrie-15_Januari_2026-b.jpg)