Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mendorong pengurus dan anggota Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) memiliki minimal satu sertifikat kompetensi/keahlian agar perannya semakin kuat dalam memperkuat produktivitas, Keselamatan danKkesehatan Kerja (K3), dan hubungan industrial di perusahaan.
Arahan ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Jakarta, Jumat (13/2/2026) malam.
BACA JUGA:Ribuan Buruh Lakukan Ikrar Bersama, Tolak Polri di Bawah Kementerian
BACA JUGA:Jelang Ramadan, Ratusan Buruh di Sukabumi Terancam Kehilangan Pekerjaan
BACA JUGA:Ribuan Buruh Kepung Istana Negara dan Kantor Youtube Hari Ini 28 Januari 2026
“Rekan-rekan harus jadi champion di perusahaan. Punya minimal satu sertifikat keahlian, boleh memilih menjadi Ahli Produktivitas, Ahli K3, atau Ahli Hubungan Industrial,” ujar Yassierli.
Menurut Yassierli, dorongan sertifikasi ini merupakan bagi an dari upaya peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja Indonesia. Ia menekankan, penguatan SP/SB tidak cukup hanya pada aspek advokasi kesejahteraan, tetapi juga perlu diperkuat melalui kompetensi yang terukur dan bisa diterapkan langsung di tempat kerja.
Yassierli menjelaskan, sertifikat kompetensi ditujukan untuk mentransformasi peran SP/SB agar turut aktif membantu perbaikan kinerja perusahaan, memperkuat budaya kerja yang aman, serta menciptakan hubungan industrial yang lebih sehat.
“Ketika kompetensi itu ada, kontribusi serikat menjadi lebih nyata dimana bisa membantu menyelesaikan persoalan di lapangan dengan pendekatan yang lebih profesional,” ujarnya.
/2025/12/07/399938828.jpg)
/2025/12/16/1784191268.jpg)
/2025/08/04/1851491066.jpg)
/2024/02/27/495856755.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4557923/original/074382700_1693446163-people-high-five-library-close-up_1_.jpg)
/2019/03/28/1248251383.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5425300/original/081348700_1764220776-Menteri_UMKM_Maman_Abdurrahman.jpeg)
/2023/08/25/562301300.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482750/original/049070400_1769245589-Protecting_Lifes_Progress_1-rs.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721216/original/051913900_1705711229-fotor-ai-2024012073928.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503337/original/015659100_1771134730-publikasi_1771122848_699130a063be3.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503429/original/015347600_1771142312-PT_IAS_Hospitality_Indonesia_gandeng_jaringan_executive_lounge_independen_terbesar_di_dunia__Plaza_Premium_Group__PPG_.jpg)