Jakarta – Korlantas Polri menyebut kepadatan arus lalu lintas di ruas Tol Cipali disebabkan tingginya volume kendaraan yang melintas dalam waktu bersamaan saat arus mudik Lebaran.
Parmindimwas Subdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri, Ipda Hanineno, mengatakan pihaknya telah menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) untuk mengurai kemacetan.
BACA JUGA:Jalan Tol Cipali Kembali Dibuka Dua Arah, Arus Kendaraan Ramai Lancar
BACA JUGA:Pemudik Harus Tahu, Rest Area Tol Cipali Ada Buka-Tutup
BACA JUGA:Tol Cipali Macet Parah saat Mudik Ramadan 2026, Ini Penyebabnya
“Kita sudah lakukan one way dan upaya terbaik. Namun, kapasitas kendaraan yang melintas sangat banyak dalam waktu bersamaan, sehingga terjadi penumpukan. Meski demikian, arus lalu lintas tidak berhenti total, hanya berjalan pelan,” ujar Hanineno di Posko Harian Lebaran 2026, Kamis (19/3/2026).
Ia menjelaskan, salah satu penyebab perlambatan arus adalah kendaraan yang keluar dari rest area dan kembali masuk ke jalan tol, sehingga mengganggu kecepatan kendaraan lain.
“Kemacetan terjadi karena arus kendaraan. Dari rest area, kendaraan keluar lalu masuk kembali ke tol dengan kecepatan rendah. Hal ini membuat laju kendaraan lain ikut melambat dan menyebabkan hambatan,” jelasnya.
/2026/01/20/1078598350.jpg)
/2026/01/05/369835760.jpg)
/2026/01/20/1056040193.jpg)
/2024/01/07/512833856.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535094/original/075762200_1773913631-IMG_2529.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5534694/original/030997000_1773884307-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4931803/original/003038800_1724943087-WhatsApp_Image_2024-08-29_at_12.27.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4931532/original/090545100_1724925587-IMG-20240829-WA0029.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4016981/original/055489100_1652075718-20220905-FOTO---ASN-PEMROV-DKI-JAKARTA-Herman-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2836176/original/077516600_1561369125-20190624-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369940/original/015660100_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535413/original/068439700_1774002745-WhatsApp_Image_2026-03-20_at_17.30.27.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1363011/original/054355300_1475488357-20161003-Pasar-Tebet-Jakarta--Angga-Yuniar-03.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532599/original/022364200_1773658824-7.jpg)