Jakarta – Menjalankan seremoni teh bukan hanya sekadar minum teh. Melalui seremoni teh seperti mengajak penikmat teh untuk menjalani kegiatan dengan ritme lambat sehingga sejenak dapat merasakan ketenangan tanpa harus terburu-buru. Sejenak tenang dan bebas dari pikiran yang mungkin rumit di kepala. Lewat seremoni teh mungkin dapat membuat hati tenang, benar-benar hadir saat itu dan mengingat cita rasa teh. Berikut laporan www.wmhg.org saat mengikuti seremoni teh di Alishan, Taiwan.
Selain Jepang dan China, Taiwan juga memiliki seremoni teh. Hal ini juga tak lepas dari kebiasaan minum teh di Taiwan. Masyarakat Taiwan biasa untuk mengundang teman-teman berkumpul sambil menikmati teh yang berkualitas. Akan tetapi, seremoni teh di Taiwan berbeda dari Jepang dan China.
BACA JUGA:Laporan www.wmhg.org dari Taiwan: Rekomendasi Spot Belanja yang Tak Boleh Dilewatkan
BACA JUGA:Laporan AS Sebut Kebebasan Beragama di China Masih Buruk pada 2025
BACA JUGA:Gudang Garam Bantah Temuan GRPKN, Tegaskan Laporan Keuangan 2024 Aman
Lebih mengenalkan kepada kehidupan sehari-hari (seremoni teh di Taiwan-red). Menyelenggarakan seremoni teh ini juga untuk menjamu tamu dari jauh,” ujar pemandu wisata, Chindrawan atau Ko Acin.
Mengutip taiwantourism.id, teh telah tumbuh sekitar hampir 300 tahun di Taiwan. Produk teh ini juga yang diekspor pertama kali oleh Negeri Formosa ini. Selain sebagai minuman, produk teh juga telah menjadi oleh-oleh yang populer di Taiwan.
Ko Acin menuturkan, tidak ada perayaan khusus untuk mengikuti seremoni teh di Taiwan. Namun, ketika panen teh, pemilik kebun teh juga dapat mengumpulkan orang-orang untuk mengikuti seremoni teh.
Pengalaman mengikuti seremoni teh ini juga saya dapatkan ketika menginap di Long Yun Leisure Farm, Alishan, Taiwan. Ko Acin menuturkan, salah satu keunggulan Alishan yakni teh oolong-nya. Teh oolong ini berbeda dengan black tea. Teh oolong termasuk green tea. Proses pembuataanya dipetik hari itu juga harus diproses, tidak di-fermentasi lagi. Beda dengan black tea yang setengah fermentasi, tutur Ko Acin.
Di homestay yang berada di ketinggian 1.500 di atas permukaan laut ini, saya dan sejumlah rekan jurnalis asal Indonesia mengikuti seremoni teh. Kami dijamu oleh penyaji teh Sara Teng di sebuah gazebo yang dikelilingi perkebunan teh dan pohon bunga Sakura yang mulai mekar. Udara segar pegunungan, kicauan burung dan kabut yang turun menemani seremoni teh. Ditambah dengan instrumen musik seperti memberikan suasana tenang dan hikmat.
/2023/06/14/114521361.jpg)
/2017/03/08/1326898684.jpg)
/2025/08/25/283907732.jpg)
/2025/07/26/1598174070.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1283429/original/031705000_1467966444-20160708-Grebeg-Syawal-Keraton-Surakarta-Boy-Harjanto-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4350265/original/051288500_1678243458-Crypto_6.jpg)







:strip_icc()/kly-media-production/medias/4250369/original/054302000_1670244342-WhatsApp_Image_2022-12-05_at_5.35.12_PM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4936121/original/064287200_1725424841-WhatsApp_Image_2024-09-03_at_21.05.41.jpeg)