Jakarta – Hutan bukan hanya sekadar paru-paru dunia. Di Alishan, Taiwan, hutan juga menjadi saksi sejarah yang memberikan cerita menarik bagi pengunjung. Hal ini juga menjadi potensi pariwisata Taiwan. Alishan atau Gunung Ali di Kabupaten Chiayi, Taiwan Tengah merupakan salah satu objek wisata utama di Taiwan.
The Alishan National Scenic Area atau kawasan pemandangan nasional Alishan terkenal dengan hutan berkabutnya, matahari terbit di atas lautan awan, pemandangan Yushan atau gunung tertinggi di Taiwan, pemandangan bunga Sakura dan kereta api Hutan Alishan dengan jalur rel kecil. Kawasan Alishan ini memiliki ketinggian mulai dari 1.400-2.200 meter di atas permukaan laut. Diperkirakan kawasan rekreasi hutan nasional Alishan mencapai 1.400 hektare (ha).
BACA JUGA:Pesona Hutan Alishan dan Kereta Legendaris di Pegunungan Taiwan
Jurnalis www.wmhg.org atas undangan Taipei Economic and Trade Office (TETO) berkesempatan berkunjung ke sejumlah tujuan wisata di Taiwan. Salah satunya Alishan scenic area. Saya dan sejumlah rekan jurnalis asal Indonesia mengunjungi kawasan hutan wisata Alishan ini pada hari ketiga perjalanan. Tepatnya pada Selasa, 3 Maret 2026. Pada Selasa pagi, cuaca hujan dan mendung. Sebelum keberangkatan ke Taiwan, kami telah diingatkan untuk memakai jaket dan membawa payung.
Kami berangkat dari hotel Evergreen di Chiayi sekitar pukul 08.15 waktu setempat. Di Chiayi, cuaca sudah mendung dan hujan.Hawa dingin membuat badan menggigil. Untung saja membawa jaket sehingga menghangatkan badan.
Perjalanan menuju Alishan yang terletak di sebelah timur Chiayi memakan sekitar 1,5 jam-2 jam perjalanan dari Chiayi. Hujan dan kabut menemani perjalanan tetapi ditempuh dengan lancar.
Pemandangan bunga Sakura berwarna merah muda di sepanjang jalan menuju Alishan membuat perjalanan menjadi berwarna. Selain pohon bunga Sakura, pohon pinang juga ditemui dalam perjalanan kami. Pemandu wisata kami, Chindrawan atau Ko Acin. menceritakan, masyarakat Taiwan menyukai konsumsi pinang seperti makan permen karet. “Budaya makan pinang sudah lama sekali ,” kata Ko Acin.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam, kami tiba di Alishan. Ketika tiba di tempat pembelian tiket di Alishan untuk melanjutkan perjalanan dengan memakai shuttle bus, hujan masih menemani dan hawa dingin makin terasa. Namun, udara segar pegunungan seperti memberi kesegaran.
/2023/05/08/1799759415.jpg)
/2025/06/05/455730464.jpg)
/2024/03/12/1907684256.jpg)
/2025/12/30/1790945600.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/808419/original/090417700_1423479127-gaji-pns2-150209b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521977/original/034309300_1772705177-Jadwal_One_Way.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1266054/original/031656800_1466064638-ist.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521456/original/046444200_1772690467-unnamed__73_.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369941/original/055657900_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5205451/original/050994500_1746084046-20250501-Prabowo_Hari_Buruh-ANG_8.jpg)