Jakarta – PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) mencatat ada kendala perjalanan di Stasiun Universitas Pancasila. Satu KRL diketahui mengeluarkan asap tebal saat beroperasi. Alhasil, seluruh penumpang sempat dievakuasi keluar dari rangkaian kereta. Kejadian ini pun menarik perhatian jagat media sosial. Manager Public Relation KAI Commuter, Leza Arlan membenarkan hal tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 WIB.
Petugas terkait setelah menerima laporan adanya kereta kedua dari belakang mengeluarkan asap, melakukan pemeriksaan sarana KRL tersebut secara menyeluruh,” kata Leza dalam keterangan resmi, Selasa (10/2/2026).
BACA JUGA:Penjelasan KAI soal Insiden Asap KRL di Stasiun Universitas Pancasila
Demi keselamatan seluruh pengguna Commuter Line No.1336, kami telah melakukan evakuasi seluruh pengguna untuk keluar dari rangkaian tersebut menuju tempat aman di area peron stasiun, ia menambahkan.
Dia menjelaskan lagi, pada pukul 16.45 WIB, sarana KRL yang terkendala sudah berhasil ditangani dan dijalankan kembali menuju Depo Depok tanpa pengguna. “Saat ini penangan telah selesai namun untuk perjalanan Commuter Line Bogor masih dalam proses penguraian antrean di lintas,” ujar Leza.
Perjalanan Sempat Terhambat
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang terjadi, sehingga mengakibatkan perjalanan Commuter Line tujuan Depok/Cibinong/Bogor menjadi terlambat sore ini.
KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan dan tetap mengutamakan keselamatan.
Informasi terkini mengenai layanan operasional perjalanan Commuter Line lintas Bogor pada sore hari ini akan kami sampaikan secara berkala,” ujar dia.
/2024/09/05/1607807087.jpg)
/2025/08/15/913378509.jpg)
/2025/11/28/671909164.jpg)
/2023/08/27/2045889489.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5498786/original/032736700_1770718680-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_16.06.18.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369942/original/091580800_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY5.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497711/original/020774400_1770680315-1aadc6a4-2f69-4f7f-bc71-7700a2127556.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497769/original/031078900_1770688032-IMG_1212.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497783/original/035354500_1770688726-IMG_1161.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497961/original/095553400_1770695547-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_09.47.05.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5376373/original/001849000_1760002493-IMG-20251009-WA0006__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484453/original/024648100_1769429500-tom4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4011972/original/012375300_1651298812-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497606/original/095836000_1770639069-IMG_1162.jpeg)