Jakarta – Koperasi Desa (Kopdes) /Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan bisa melayani masyarakat dengan menggunakan kartu BPJS Kesehatan. Puluhan juta masyarakat diprediksi terlayani oleh klinik maupun apotek dari Kopdes/kel Merah Putih tersebut ke depan.
Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi mengatakan, ada potensi 80 juta masyarakat atau anggota KDKMP yang bisa mengakses layanan tersebut. Pada tahap pertama, ada sekitar 30 juta masyarakat yang bisa mengakses layanan itu dari operasional perdana 30 ribu gerai KDKMP mulai Agustus 2026.
BACA JUGA:BPJS Kesehatan di Daerah, Mendes PDT: Jangan Sampai Rakyat di Desa Miskin Gara-Gara Sakit
BACA JUGA:Jangkau Daerah 3T, BPJS Kesehatan Kerja Sama dengan Kapal Rumah Sakit
BACA JUGA:Bayi Baru Lahir Tidak Otomatis Jadi Peserta JKN, Ini Penjelasan BPJS Kesehatan
Kalau kita hitung rata-rata anggotanya seribu orang saja, berarti minimal ada 30 juta masyarakat desa dan kelurahan yang akan terfasilitasi di tahap pertama, ujar Zabadi dalam keterangan resmi, Selasa (7/4/2026).
Hal ini bisa dicapai setelah penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Koperasi dengan BPJS Kesehatan. Potensi cakupan terbuka lebar menyusul operasional KDKMP di 83.393 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Dengan asumsi 1.000 anggota, terdapat lebih dari 80 juta orang yang harus dipastikan mendapatkan hak layanan kesehatan.
Salah satu poin krusial dalam sinergi ini adalah pemanfaatan gerai Kopdes Merah Putih sebagai penyedia layanan kesehatan masyarakat. Zabadi menekankan bahwa koperasi ke depan tidak hanya bergerak di sektor ekonomi, tetapi juga menjadi penyedia akses medis melalui kehadiran apotek dan klinik.
Gerai apotek dan klinik akan menjadi bagian penting. Kami ingin memastikan masyarakat desa bisa mendapatkan akses obat-obatan dan layanan kesehatan melalui apotek Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, ujar dia.
Dengan total 139.000 koperasi yang saat ini eksis di Indonesia, potensi untuk mendorong kepesertaan BPJS Kesehatan dinilai sangat besar. Kami menyambut baik kerja sama ini dan akan terus mendorong seluruh anggota koperasi untuk menjadi peserta BPJS. Ini adalah hak bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak, ucap Zabadi.

/2025/05/20/52895388.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2026/01/18/2123596038.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5306016/original/075548100_1754373581-1000012982.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461301/original/013023100_1767362851-1.jpeg)
/2024/03/03/1059739962.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1977939/original/040761200_1520588212-Jagung-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5463606/original/082178300_1767665259-1000190404.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3617290/original/045455000_1635503923-20211029-Neraca-perdagangan-RI-alamai-surplus-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2936401/original/010711100_1570765771-unnamed__18_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337098/original/074187700_1609328705-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-7.jpg)