Jakarta – Kesenjangan akses internet masih menjadi tantangan nyata di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Pulau Bali yang dikenal sebagai destinasi wisata dunia. Di balik pesatnya perkembangan digital di kawasan perkotaan dan pusat pariwisata, sejumlah wilayah terpencil di pulau tersebut masih menghadapi keterbatasan infrastruktur konektivitas.
Menjawab tantangan tersebut, Mconnect hadir sebagai Internet Service Provider (ISP) yang berfokus memperluas akses internet ke wilayah-wilayah Pulau Dewata yang belum terjangkau, terisolir, dan kekurangan infrastruktur digital.
BACA JUGA:Ini Penyebab Sinyal Internet di Natuna Lemot Berhari-hari
BACA JUGA:Pengguna Internet Indonesia Didominasi Gen Z hingga Alpha, Psikolog Soroti Tantangan Perkembangan Anak
BACA JUGA:Mayoritas Gen Z Disebut Setuju Usulan Pembatasan Waktu Internet
BACA JUGA:Pacu Pertumbuhan UKM 2026, Telkom Indibiz Guyur Diskon hingga 11 Persen
Sebagai bagian dari PT Mediatama Internusa Persada, Mconnect menempatkan pemerataan akses internet sebagai fondasi utama pengembangan bisnisnya. Perusahaan ini tidak hanya menyediakan layanan internet, tetapi juga berkomitmen kuat membawa misi sosial untuk menghadirkan konektivitas yang layak, andal, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat di daerah yang selama ini minim sentuhan infrastruktur digital.
Direktur Utama PT Mediatama Internusa Persada, Ni Wayan Mari Asih, menegaskan bahwa internet berkualitas seharusnya dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.
“Kami melihat masih banyak wilayah di Bali yang membutuhkan akses internet stabil, terutama daerah yang secara geografis terisolir. Mconnect hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut agar masyarakat dapat menikmati manfaat transformasi digital secara merata,” ujarnya, Jumat (16/1/2026).
Untuk menjangkau wilayah-wilayah dengan tantangan geografis dan infrastruktur terbatas, Mconnect menghadirkan beragam solusi konektivitas. Salah satunya melalui Mconnect Wireless, layanan internet berbasis teknologi nirkabel yang dirancang khusus untuk menjangkau daerah terpencil dan belum terlayani akses internet.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/06/24/1049013018.jpg)
/2025/10/18/1934219793.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4269837/original/057928600_1671710596-BKI.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5384102/original/046932800_1760754888-WhatsApp_Image_2025-10-17_at_15.32.31.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467323/original/090605000_1767872284-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4269838/original/098490100_1671710597-BKI_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470631/original/095929200_1768212193-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlanga_Hartarto.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473822/original/065431000_1768458776-WhatsApp_Image_2026-01-14_at_13.38.59.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975034/original/086610900_1648205536-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071004/original/007517600_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3352150/original/028984100_1610959709-20210118-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4028800/original/015596800_1653046835-FOTO.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474426/original/055933800_1768476656-Ketua_Umum_Kadin_Indonesia__Anindya_Novyan_Bakrie-15_Januari_2026-b.jpg)