Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berencana mengembangkan hunian terintegrasi dengan transportasi publik melalui pemanfaatan aset perkeretaapian di berbagai wilayah. Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap pembangunan nasional, termasuk program penyediaan perumahan.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, mengatakan perusahaan memiliki aset lahan yang cukup besar untuk mendukung pengembangan kawasan berbasis transportasi.
BACA JUGA:JPMorgan Paparkan Perbedaan Aliran Dana ke ETF Bitcoin dan Emas
BACA JUGA:Kontrak Perdagangan Minyak Melonjak di Bursa Kripto Hyperliquid
BACA JUGA:OJK Geledah Kantor Mirae dan Bekukan Aset Rp 14,5 Triliun, Korban Harapkan Uang Kembali
BACA JUGA:Aset Industri Asuransi Tembus Rp 1.214 Triliun per Januari 2026, Tumbuh 5,96%
Perlu kami laporkan bahwa PT Kereta Api Indonesia dalam mendukung program pembangunan nasional melalui pemanfaatan aset Perkeretaapian untuk menghadirkan hunian yang terintegrasi dengan transportasi publik Dalam pengelolaannya kita itu mempunyai 320 juta meter persegi lahan seluruh Indonesia,” kata Bobby dalam konferensi pers, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan, KAI memiliki potensi untuk mengembangkan kawasan berbasis transit oriented development (TOD) yang tidak hanya mendukung mobilitas perkotaan, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap hunian.
KAI tentunya memiliki potensi besar untuk mengembangkan kawasan berbasis transit oriented development atau TOD yang mendukung mobilitas perkotaan sekaligus memperluas akses hunian,” ujarnya.
Salah satu pengembangan yang direncanakan berada di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta. Di lokasi tersebut KAI akan membangun delapan tower hunian yang terbagi dalam dua blok, yakni blok G dan blok F.
Masing-masing tower dirancang setinggi 12 lantai dengan total sekitar 2.200 unit hunian yang terdiri dari tipe 45 dan tipe 52. Pembangunan ditargetkan segera dimulai dan penyerahan kunci kepada penghuni direncanakan pada awal 2027.
/2026/01/12/1406010689.jpg)
/2025/10/15/1790361821.jpg)
/2026/01/16/1560477888.jpg)
/2016/10/26/1015215961.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4053875/original/070526100_1655287334-Rencana_BEA_Materai_untuk_belanja_Daring-Johan-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876292/original/002461400_1719462328-fotor-ai-20240627112338.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156442/original/088611200_1663062671-Emas6.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533195/original/025884600_1773727160-Foto_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532675/original/099330300_1773665888-IMG-20260316-WA0013__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532681/original/027599600_1773666412-WhatsApp_Image_2026-03-16_at_16.58.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1946058/original/021251600_1519810687-20180228-Tembakau-AFP3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532672/original/031344900_1773665569-1000031369.jpg)