Jakarta – Bank Indonesia (BI) memastikan akan terus hadir di pasar keuangan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya tensi konflik di kawasan Timur Tengah.
Bank Indonesia akan terus hadir di pasar dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar untuk mencegah dampak dari meluasnya konflik Timur Tengah, kata Deputy Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).
BACA JUGA:Kurs Rupiah Dibuka Loyo Terhadap Dolar AS, Intip Prediksinya Sepanjang Hari Ini
BACA JUGA:Top 3: Arab Saudi Setop Impor Unggas dari Indonesia
Destry menegaskan otoritas moneter berkomitmen melakukan intervensi secara tegas dan konsisten. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan pergerakan rupiah tetap stabil dan selaras dengan fundamental ekonomi Indonesia.
Adapun intervensi dilakukan melalui berbagai instrumen, baik di pasar offshore maupun domestik. Di pasar luar negeri, BI melakukan transaksi Non-Deliverable Forward (NDF), sementara di pasar dalam negeri dilakukan melalui transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF).
Selain itu, bank sentral juga melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder sebagai bagian dari strategi stabilisasi. Langkah ini bertujuan menjaga likuiditas serta memastikan kepercayaan investor tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.
Intervensi yang tegas dan konsisten akan terus kami lakukan melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, disertai dengan pembelian SBN di pasar sekunder, ujarnya.
/2025/10/16/375892851.jpg)
/2025/07/14/152958095.jpg)
/2026/01/06/1043778783.jpg)
/2025/12/04/917036872.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149044/original/080039100_1591784340-AA42AB06-382B-4B76-A3AD-7551B7D83154.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519613/original/073767100_1772589824-publikasi_1772587345_69a78951691f3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519556/original/062756300_1772582112-30eb8930-3e63-4d01-8494-8bbe5d1498c2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071006/original/007793200_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4343918/original/011952600_1677749769-20230302-Peternakan-Unggas-Flu-Burung-AFP-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519320/original/001297200_1772545720-IMG-20260303-WA0081.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519322/original/003963000_1772545748-PT_Kereta_Api_Logistik__KAI_Logistik__-3_maret_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509479/original/035334100_1771722267-Pejabat_Sementara_Ketua_Dewan_Komisioner_Otoritas_Jasa_Keuangan__OJK__Friderica_Widyasari_Dewi-22_Februari_2026c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519348/original/068398200_1772548669-Direktur_Operasional_dan_Keuangan_PT_SMI__Aradita_Priyanti.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1217808/original/097705600_1461834626-20160428-Jelang-Hari-Buruh_-Presiden-Buruh-Bahas-Pembentukan-Partai-Politik-Antonius-4.jpg)