Jakarta – Jerman telah melarang Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menaikkan harga bahan bakar lebih dari sekali sehari. Hal ini karena perang Iran dan gangguan pasokan minyak meningkatkan biaya.
Mengutip CNBC, Kamis (2/4/2026), Jerman mengenalkan peraturan pada Rabu pekan ini yang hanya mengizinkan satu kali kenaikan harga pada pukul 12 siang. Pemerintah menuturkan, harga sebelumnya berubah hingga 22 kali sehari di tengah kenaikan tajam biaya energi seiring berlanjutnya perang Amerika Serikat (AS) dan Iran.
BACA JUGA:Jerman Ingatkan Dampak Ekonomi Perang Iran Bisa Lebih Parah dari COVID
BACA JUGA:Jerman vs Ghana: Menang Tipis, Pasukan Julian Nagelsmann Perpanjang Tren Positif
BACA JUGA:Jerman vs Swiss: Wirtz Bersinar dengan Dua Gol, Der Panzer Tumbangkan Swiss 4-3
Dalam uraian peraturan itu, pemerintah Jerman mengatakan, tujuannya adalah untuk mematahkan efek roket di mana harga bahan bakar sering naik sangat cepat pada masa lalu ketika harga minyak mentah naik tetapi hanya turun perlahan saat harga minyak turun.
Penurunan harga dapat dilakukan kapan saja. Perusahaan energi dapat menghadapi denda hingga 100.000 euro atau USD 116.000 (Rp 1,96 miliar, asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.920) karena melanggar peraturan itu.
Jerman juga memperkenalkan aturan untuk mempermudah penindakan terhadap perusahaan-perusahaan besar yang terlibat dalam kenaikan harga bahan bakar yang sewenang-wenang.
Harga minyak melonjak melewati USD 100 per barel karena Selat Hormuz yang dilalui sekitar 25% minyak dunia, secara efektif ditutup oleh Iran memicu gangguan pasokan besar-besaran.
Ini termasuk di antara serangkaian langkah yang diambil negara-negara Eropa untuk membatasi dampak kenaikan harga bahan bakar.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan paket senilai 53 juta poundsterling bulan lalu untuk mendukung keluarga rentan terkena dampak harga energi yang tinggi. Ia juga menguraikan pembatasan tagihan energi dan perpanjangan pembatasan bea bahan bakar hingga September.
Menteri Energi Denmark, Lars Aagaard, mendorong warga untuk mengurangi penggunaan energi dan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor karena negara tersebut bergantung pada cadangan minyaknya mengingat kenaikan harga.
Austria dan Hongaria juga telah memperkenalkan pembatasan kenaikan harga bahan bakar, sementara Prancis telah meluncurkan inspeksi untuk mencegah praktik penipuan harga.
/2026/01/18/529366547.jpg)
/2025/12/04/352600800.jpg)
/2026/01/28/1419203316.jpg)
/2022/01/03/1388838796.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539712/original/078773900_1774614685-Menteri_Perdagangan_Budi_Santoso-27_Maret_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546920/original/007282100_1775386332-IMG_0329.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546599/original/026506000_1775355291-IMG_0325.jpeg)

/2025/11/24/926949912.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525772/original/075237500_1773063271-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975034/original/086610900_1648205536-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3271756/original/069996900_1603102551-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1187572/original/096023600_1459353088-20160330--PLTP-Lahendong--Sulawesi-Utara--Faizal-Fanani-03.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4565723/original/073347600_1693995925-20230906-Kekeringan_di_Sawah-ANG_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5316515/original/042841400_1755239943-75f7e08d-f76d-4ddf-8e0a-bbb7c662c9e9.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546446/original/094076500_1775302490-95ca3f9e-040c-4dce-8784-35628c514d5c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4983416/original/027398600_1730112255-fotor-ai-20241028174236.jpg)