Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan pemeriksaan saluran Jalan Tol Jagorawi. Usai ruas yang bersangkutan banjir di Km 12+800 sampai dengan Km 12+600 arah Jakarta, tepat pada saat Hari H Lebaran di Sabtu, 21 Maret 2026 kemarin.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati memaparkan, banjir Tol Jagorawi terjadi akibat adanya sampah yang menutup inlet saluran sehingga menghambat aliran air.
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran, Tol Palikanci Padat di Sejumlah Titik
BACA JUGA:Lalu Lintas Silaturahmi Jakarta dan Bandung Masih Tinggi hingga H+3 Lebaran
BACA JUGA:Akses Padat, Contraflow KM 47 Dibuka Kembali
Kondisi ini diperparah dengan tingginya debit limpasan air dari wilayah pemukiman ke saluran drainase jalan tol di jalur A (arah Bogor). Sehingga melebihi kapasitas tampung dan air mengalir balik (back water) ke saluran crossing tol ke jalur B (arah Jakarta). Menyebabkan limpasan air ke badan jalan disepanjang Km 12+600 sd Km 12+400 B.
Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, genangan mulai terpantau sejak pukul 16.30 WIB, diduga terjadi akibat banyaknya sampah yang menumpuk dari saluran warga di sisi luar jalan tol, ujarnya, Minggu (22/3/2026).
Sesaat setelah kejadian, tim Jasa Marga melakukan langkah penanganan awal dengan melakukan pembersihan sampah di saluran untuk mempercepat aliran air yang menghambat saluran.
Di sisi lain, petugas Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) juga melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi genangan dengan melakukan penutupan sementara bahu luar, lajur 1 dan lajur 2. Sehingga hanya lajur 3 dan lajur 4 yang dapat dilintasi pengguna jalan.
Pada pukul 19.09 WIB, seluruh genangan telah berhasil ditangani dan seluruh lajur dapat kembali dilintasi, kata Widiyatmiko.
/2025/07/26/1598174070.jpg)
/2023/06/14/114521361.jpg)
/2017/03/08/1326898684.jpg)
/2025/08/25/283907732.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4350265/original/051288500_1678243458-Crypto_6.jpg)
/2025/03/17/206154261.jpg)
/2026/01/20/883161196.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4936121/original/064287200_1725424841-WhatsApp_Image_2024-09-03_at_21.05.41.jpeg)