Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengungkapkan perubahan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan puasa Ramadan. Nantinya, siswa yang berpuasa akan mendapat makanan kering untuk dibawa pulang.
Dadan menjelaskan, menu ini berbeda dengan pembagian di hari biasanya yang siap santap. Adapun, menu MBG akan disesuaikan menjadi kurma, telur rebus, hingga abon.
BACA JUGA:MBG Bakal Sasar Anak Putus Sekolah hingga Anak Pernikahan Dini
BACA JUGA:Keracunan Massal MBG di Cianjur, Tiga Dapur SPPG Dibekukan
BACA JUGA:Pertumbuhan Anak Penerima MBG Bakal Diukur Berkala
BACA JUGA:Siswa SMAN 2 Kudus yang Keracunan MBG Bertambah Jadi 118 Orang, Berikut Rinciannya
Contoh untuk puasa nih, kurma, telur rebus atau telur asin atau telur pindang, buah, susu, abon, kata Dadan, ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Dia menjelaskan, menu ini hanya berlaku bagi pelaksanaan MBG di sekolah dengan mayoritas siswa beragama islam. Menu itu, bisa dibawa pulang untuk berbuka puasa di rumah.
Untuk anak sekolah, di daerah yang mayoritas puasa, itu akan dibagikan di siang hari pada saat anak sekolah untuk dibawa pulang, untuk menjadi menu pada saat buka, tuturnya.
Sementara, untuk sekolah dengan mayoritas non-muslim, pelaksanaan akan dijalankan seperti biasa. Sama halnya MBG bagi ibu hamil dan balita. Untuk SPPG yang ada di pesantren, karena penerima manfaatnya lokal, nanti pelayanannya geser ke sore hari dengan makanan normal, sambung Dadan.
/2023/02/25/321248679.jpg)
/2025/02/24/1530473509.jpg)
/2025/12/09/920216395.jpg)
/2025/10/16/27400553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487478/original/021081700_1769666416-1000219659.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3457615/original/088329700_1621231850-FOTO_001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486233/original/062057000_1769580738-Bakti_GoTo_untuk_Negeri_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330454/original/029687200_1756361195-IMG_1809.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219635/original/040174000_1747221146-20250514-Harga_Emas-ANG_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487908/original/019378300_1769683532-38ad1699-a169-4193-9e6f-b7734c88ab34.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472846/original/096950000_1768378113-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1338349/original/016327000_1473147933-673x373.jpg)