Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi mendeklarasikan Indonesia swasembada pangan karena tingkat produksi beras lebih tinggi dari kebutuhan nasional. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat surplus beras melonjak 243 persen dalam 4 tahun terakhir.
Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Rabu 7 Januari tahun 2026, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia, ucap Prabowo saat mengumumkan swasembada pangan, di Karawang, Jawa Barat, dikutip Kamis (8/1/2026).
BACA JUGA:Prabowo Resmikan Indonesia Swasembada Pangan: Ini Kemenangan Penting
BACA JUGA:Ketika Prabowo Puji Petani Indonesia: Paling Loyal, Paling Merah Putih
BACA JUGA:Mentan Amran Janji ke Prabowo Swasembada Jagung Tahun Ini
BACA JUGA:Taklimat Awal 2026 di Hambalang: Prabowo Bongkar Soal Swasembada Pangan
Sejalan dengan itu, Bapanas mencatat surplus produksi terhadap konsumsi beras di 2025 mencapai 3,52 juta ton. Ini berasal dari total produksi 34,71 juta ton yang telah melampaui kebutuhan konsumsi 31,19 juta ton.
Kemudian, dalam Proyeksi Neraca Pangan Nasional, pada 2022 produksi beras berada di 31,54 juta ton, sedangkan konsumsi beras 30,51 juta ton, sehingga masih ada surplus 1,02 juta ton. Artinya, surplus produksi terhadap konsumsi beras di 2025 pun meningkat pesat hingga 243,2 persen jika dibandingkan terhadap tahun 2022.
Sementara pada 2023, surplus produksi beras terhadap konsumsi saat itu berkisar di 204,29 ribu ton. Ini dari produksi beras setahun yang 31,1 juta ton dengan kebutuhan konsumsi di 30,9 juta ton. Kemudian di 2024 tidak ada surplus produksi terhadap konsumsi.
Dari surplus tahun 2022 yang 1,02 juta ton meroket hingga menjadi surplus 3,52 juta ton pada 2025 pada saat era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, kata Kepala Bapanas/Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3233958/original/005284500_1599717943-20200910-Jakarta-Tarik-Rem-Darurat_-Ganjil-Genap-Ditiadakan-dan-Transportasi-Umum-Dibatasi-3.jpg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188318/original/047441700_1595493633-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4844377/original/058934100_1716818807-960x0.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5455446/original/032733600_1766658212-430107f0-2428-4d0b-ad66-7bb4a8534c4f.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5388501/original/067806200_1761122181-WhatsApp_Image_2025-10-22_at_13.51.12_74519c08.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469008/original/019117100_1768042279-WhatsApp_Image_2026-01-10_at_15.42.30.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469026/original/075459500_1768042887-publikasi_1768039633_696224d1e361a.jpeg)