Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menetapkan Indonesia telah mencapai swasembada pangan. Atas hal ini, ia menegaskan Indonesia tidak perlu lagi bergantung pada negara lain untuk impor pangan.
Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Rabu 7 Januari 2026, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia, dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia, kata Prabowo dalam Acara Panen Raya, di Cilebar, Kawarang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
BACA JUGA:Momen Prabowo Hormat ke Petani yang Mampu Wujudkan Swasembada Pangan
BACA JUGA:Prabowo Resmikan Indonesia Swasembada Pangan: Ini Kemenangan Penting
BACA JUGA:Cita-Cita Prabowo Jadi Presiden: Harga Pangan-Pupuk Turun
BACA JUGA:Waspada Cuaca Ekstrem, Harga Pangan Berpotensi Melonjak Jelang Ramadan 2026
Prabowo mengatakan, momen ini adalah catatan sejarah bagi bangsa Indonesia. la berterima kasih kepada semua pihak karena mewujudkan swasembada karena lebih cepat dari target 4 tahun.
Memang saya beri target 4 tahun swasembada beras swasembada pangan, terima kasih seluruh komunitas pertanian di Indonesia, saudara bekerja keras, saudara bersatu, saudara kompak,” jelasnya.
Sebagai informasi, berdasarkan USDA Rice Outlook April 2025 yang dirilis dan disajikan oleh Kementerian Pertanian, Indonesia diproyeksikan menjadi produsen beras terbesar di kawasan ASEAN.
Produksi beras Indonesia diperkirakan mencapai 34,6 juta ton (dalam ribuan hasil gilingan), jauh melampaui negara-negara ASEAN lainnya. Posisi kedua ditempati Vietnam dengan produksi sekitar 26,5 juta ton, disusul Thailand sebesar 20,1 juta ton.
Sementara itu, Filipina berada di peringkat keempat dengan estimasi produksi 12 juta ton, diikuti Kamboja sebesar 7,737 juta ton. Negara dengan produksi relatif lebih kecil adalah Laos yang diperkirakan menghasilkan 1,81 juta ton, serta Malaysia dengan 1,75 juta ton.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5314500/original/030504300_1755087163-9266131d-d264-4083-8306-31dc2cf9ad9d.jpg)

/2025/09/24/895147874.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)





