Jakarta – Pemerintah mencatat kinerja sektor pangan nasional menunjukkan tren positif, tercermin dari Indeks Ketahanan Pangan Indonesia yang berhasil mencapai angka 73 pada tahun ini.
Asisten Deputi Cadangan dan Bantuan Pangan Kemenko Pangan, Sugeng Harmono, mengatakan Indeks Ketahanan Pangan tahun ini mencapai 73,0 atau hanya terpaut sekitar 0,2 dari target.
BACA JUGA:Sorgum Bisa Tumbuh di Lahan Bekas Sawit
BACA JUGA:Amran Sulaiman Wanti-Wanti Bupati se-Indonesia: Tidak Ada Impor Beras, Stok Kita Melimpah!
BACA JUGA:Rincian Harga Pangan Hari Ini 20 Januari 2026, Cabai hingga Minyak Goreng Dipatok Segini
BACA JUGA:Tak Butuh Impor, Kebutuhan Beras Kepri Bisa Dipenuhi Produksi Dalam Negeri
“Untuk Indeks Ketahanan Pangan kita jaga di angka 73. Tahun ini tercapai 73,0, jadi hanya selisih 0,2,” ujarnya dalam diskusi di CORE Indonesia, Selasa (20/1/2026).
Meski demikian, pemerintah mengakui masih ada tantangan terkait wilayah rentan pangan. Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas), jumlah daerah rentan pangan menurun sekitar 12 persen setiap tahun, namun masih terdapat 68 kabupaten/kota yang masuk kategori rentan.
“Sebagian besar berada di wilayah 3T, terutama di Maluku, Papua, dan sekitarnya, ada sekitar 21 kabupaten yang menjadi prioritas,” kata Sugeng.
Pemerintah menegaskan wilayah-wilayah tersebut akan menjadi fokus utama intervensi ke depan, terutama dalam hal peningkatan aksesibilitas pangan dan penyaluran bantuan pangan. Langkah ini diharapkan dapat menurunkan kerentanan pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional secara merata.
Kendati demikian, pemerintah juga mencatat capaian positif pada PDB perikanan, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup, serta indikator kecukupan gizi masyarakat atau Prevalence of Undernourishment (POU). “Target POU 7,21 hampir tercapai, sekitar 7,” kata Sugeng.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
/2025/05/07/739346899.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478468/original/098541300_1768902297-1000026803.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478542/original/081489700_1768904175-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-20_Januari_2026.png)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2393928/original/011471200_1540635257-OJK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5386099/original/078137900_1760954214-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477485/original/096998400_1768827237-Direktur_Utama_InJourney__Maya_Watono-19_Januari_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4239448/original/020816200_1669364099-WhatsApp_Image_2022-11-24_at_19.44.16.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129181/original/073224100_1739277124-20250211-Menteri_ATR_BPN-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)