Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama periode Januari hingga Desember 2025, total nilai impor mencapai USD 241,86 miliar atau naik 6,15 persen, jika dibandingkan pada periode 2024.
Sepanjang Januari – Desember tahun 2025, total nilai impor mencapai USD 241,86 miliar atau naik 2,83 persen, jika dibandingkan pada periode tahun 2024, kata Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam konferensi pers BPS, Senin (2/2/2026).
BACA JUGA:Indonesia Raih Surplus 68 Bulan Berturut-turut saat Ekonomi Global Bergejolak
BACA JUGA:Bahlil Lahadalia Tak Ingin Baterai Kendaraan Listrik Dipasok dari Impor
BACA JUGA:BBM di SPBU Swasta Masih Kosong, Wamen ESDM Kasih Penjelasan
Untuk rinciannya, nilai impor migas tercatat USD 32,77 miliar atau turun 9,67 persen, sedangkan nilai impor nonmigas tercatat USD 209,09 miliar atau naik sebesar 5,11 persen.
Jadi sama ya, baik ekspor maupun impornya untuk nonmigas mengalami peningkatan, ujarnya.
Ateng menuturkan, jika dilihat menurut penggunaannya secara kumulatif peningkatan nilai impor terjadi pada barang modal. Sebagai penyumbang utama peningkatan impor, nilai impor barang modal mencapai USD 50,13 miliar atau naik sebesar 20,06 persen dibandingkan periode yang sama dan memberikan andil 3,56 persen.
Impor barang modal yang naik cukup besar yaitu pada mesin, perlengkapan elektrik dan bagiannya atau HS 85; mesin peralatan mekanis dan bagiannya atau HS 84, serta kendaraan dan bagiannya atau HS 87, ujarnya.
Sedangkan, impor bahan baku atau bahan penolong turun 0,83 persen menjadi USD 169,30 miliar dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang tercatat sebesar USD 170,72 miliar.
Kemudian, untuk impor barang konsumsi mengalami penurunan 1,35 persen menjadi USD 22,42 miliar dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai USD 22,73 miliar.
/2025/12/07/399938828.jpg)
/2025/03/14/208030179.jpg)
/2025/04/28/1077994607.jpg)
/2025/10/16/27400553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1650980/original/058211100_1500289004-20170717-Kinerja-Ekspor-dan-Impor-RI-Jeblok-Angga-7.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5198172/original/061456600_1745500065-56e1a315-d25b-47fb-abe6-e936eafd527a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369943/original/032417700_1476098428-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY6.jpg)




